Berkendara Tanpa Safety Gear & Ugal-Ugalan Kemudian Celaka, Apakah Masuk Kategori Bunuh Diri ?

Ndesoedisi.com-tadi malam Nde mendengar ada rekan blogger yang kecelakaan yaitu Om Rama 0toborn karena ditabrak oleh orang yang tidak mematuhi aturan lalu lintas, untunglah tidak apa-apa. Hal itu membuat Nde mengingat pembicaraan di kantor bersama rekan kerja beberapa waktu yang lalu tentang suatu masalah yang cukup menarik yaitu takdir. Karena menurut Nde diskusi tersebut cukup menarik dan masih ada hubungannya dengan dunia otomotif, maka Nde pun tertarik untuk menuangkannya ke dalam sebuah artikel agar bisa dibaca oleh sobat semua. Bahan pembicaraan yang menarik dikemukakan oleh salah satu Assisten Manager di kantor, yang sehari-harinya beliau juga menjadi Pendeta. Disini Nde tidak akan membahas soal agama secara mendalam, tetapi lebih kepada perilaku para pengendara kendaraanya.

helm Supra GTR 150
ilustrasi safety gear

Lanjutkan membaca “Berkendara Tanpa Safety Gear & Ugal-Ugalan Kemudian Celaka, Apakah Masuk Kategori Bunuh Diri ?”

Otak Atik gathuk (15) Apakah Berkendara Melawan Arus Adalah Gaya Hidup ?

Ini adalah artikel “Otak-Atik Gathuk” yang berarti isi artikel di otak-atik sedemikian rupa biar pas menggunakan ilmu cocoklogi. Artikel ini hanyalah berisi humor yang dibuat berdasarkan wangsit dari Mbah Mbuh Sapa 😎 dan apabila ada nama, tempat, waktu atau kejadian yang sama merupakan suatu ketidaksengajaan yang dibuat secara sengaja 🙂

Sebagaimana kita ketahui bersama, banyak sekali pengendara di Indonesia yang melawan arus ketika berkendara di jalan raya, alasan yang umum digunakan adalah pengin cepet sampai, karena kalo muter jauh dan lama, nah karena tertarik dengan fenomena tersebut, Nde jadi penasaran lalu bertanya kepada Mbah Mbuh Sapa tentang fenomena tersebut 😀

ilustrasi melawan arus (pic : tribunnews.com)
ilustrasi melawan arus (pic: Tribunnews)

Menurut Mbah Mbuh Sapa, selain pengin cepet sampai, ternyata melawan arus merupakan suatu gaya hidup 😯 kok bisa ? Penjelasannya bagaimana ?

Lanjutkan membaca “Otak Atik gathuk (15) Apakah Berkendara Melawan Arus Adalah Gaya Hidup ?”

Memori Pengabdian Si Abah (4) Setia Menemani Ibu Hamil

Apa kabar sobat Nde ? Semoga semua dalam kondisi sehat walafiat.. Amin 🙂 . Artikel kali ini Nde kembali akan bercerita tentang memori pengabdian si Abah, kebetulan baru inget tadi pagi jadi ya langsung dibuatin artikelnya 😀 untuk artikel sebelumnya bisa dibaca disini, disini, dan disini.

kondisi Abah tahun 2011
kondisi Abah tahun 2011

Awal tahun 2011, istri Nde mengandung Aira 4 bulan lebih, disisi lain juga sedang menyelesaikan skripsi di UPI kampus Purwakarta, awalnya istri selalu naik angkot, tetapi karena kondisi jalan waktu itu sangat jelek (kalo sekarang sudah mulai ada perbaikan 🙂 ) istri mengeluh badan pegel-pegel, terus repot harus naik turun angkot, ngetem lama dsb (maklum namanya juga ibu hamil 😀 ) akhirnya istri minta dianterin pake si abah 😯

Apa ga salah tuh ? Ibu hamil minta hampir tiap hari dianterin naik motor tua, menempuh jarak 50 km pulang-pergi ? Ternyata istri Nde beralasan mending naik si abah karena pengendaranya bisa lebih diatur (kadang-kadang angkot kan ngebut 😦 ), terus bisa milih jalan yang agak bagus, ga perlu ngetem… dan bla..bla..bla.

Karena waktu itu Nde posisinya menganggur. Ya sudah akhirnya Nde hampir tiap hari mengantar istri ke kampus naik motor. Meskipun diliputi rasa waswas tapi tetap berdoa & memberi sugesti terhadap diri sendiri, serta berusaha untuk membawa motor senyaman mungkin buat ibu hamil (nyaman untuk ukuran motor tua loh ya 🙂 ).

Akhirnya pada awal bulan juni, usia kandungan sudah mencapai 9 bulan, tetapi karena proses bimbingan skripsi belum selesai, istri Nde masih saja datang kekampus 😦 . Hingga puncaknya satu hari sebelum kelahiran Aira pun masih berangkat ke kampus 😥 .

ilustrasi ibu hamil (pict : google)
ilustrasi ibu hamil (pict : google)

Sebenarnya pagi itu istri Nde mulai merasa mules, tetapi intervalnya masih beberapa jam sekali, nah karena ada jadwal bimbingan, istri Nde tetap berangkat, tentu saja naik si abah 😦 . Sesampainya dikampus istri bercerita dengan ibu-ibu teman kuliahnya, kontan ibu tersebut langsung menyuruh istri Nde pulang lagi karena tanda-tanda kelahiran sudah mulai tampak, dikhawatirkan brojol di jalan karena terkena guncangan ketika melewati jalan jelek 😀 . Atas nasehat teman-teman kuliahnya, akhirnya istri Nde pulang, dan tidak lupa mampir ke Bidan untuk mengecek kondisi kandungan, dan hasilnya ternyata memang sudah waktunya, bahkan bu Bidan ngasih tau kalo waktu kelahiran bisa kurang dari 24 jam 😯 , Nde & istri pun kaget, ya maklum lah namanya belum pengalaman :mrgreen:

Dan ternyata, keesokan harinya tepat tengah hari, Aira lahir dengan selamat, Nde & keluarga tentu saja sangat bersyukur karena banyak sekali cerita ibu hamil yang mengalami musibah karena mengendarai sepeda motor 😦 .

Anehnya, sekarang setiap bepergian naik motor (tentu saja Aira dipegangin sama mamahnya 🙂 ) Aira selalu saja tertidur dengan nyenyak, dan baru bangun setelah sampai di tujuan, bahkan kalo Aira rewel biasanya Nde ajak aja naik motor, ga jauh-jauh paling 2km aja bisa langsung tertidur :-), sebaliknya ketika naik mobil Aira malah ga bisa tidur, mungkin hal ini adalah akibat dari seringnya naik motor ketika masih dikandungan, bagaimana menurut sobat semua ?

salam dari desa 😉

Waspadai Balita & Metik Yang Diparkir

Sebetulnya isi artikel Nde ini mirip dengan artikel yang ditulis oleh Om Viewiewhite di sini. Semoga isi artikel ini menjadi pelajaran buat kita semua terutama bagi orang tua ataupun saudara yang memiliki anak balita 🙂 . Karena beliau keberatan kalau foto anaknya dipublish, ya udah Nde ceritakan kejadian tanpa foto ya :mrgreen:

Salah satu teman kerja Nde bercerita bahwa beberapa hari yang lalu anaknya yang baru berumur 3 tahun habis dibonceng oleh kakeknya, setelah sampai didepan rumah, kakek tersebut memparkir motornya untuk membuka gerbang, motor ditinggalkan bersama balita dengan kondisi mesin masih menyala & menggunakan standar samping (kebetulan metik tersebut belum dilengkapi fitur SSS).

ilustrasi dari google
ilustrasi dari google

Lanjutkan membaca “Waspadai Balita & Metik Yang Diparkir”