Sudah Punya SIM Kan Pak ?

Ndesoedisi.com-sudah punya SIM kan pak ? Sebuah pertanyaan meluncur dari bapak Polantas setelah Nde menepikan motor diΒ Jl. Kertawigenda depan BPJS / SMPN 4 Subang.

Ilustrasi Razia (pic: Google)

Ya ceritanya pagi tadi Nde mengantar istri ke kantor BPJS Kesehatan di kota Subang dan langsung pulang karena masuk kerja. Jalan di depan kantor BPJS tersebut merupakan jalan dengan 2 jalur yang dibatasi separator. Separator ini sebenarnya hanya sampai didepan kantor Telkom yang bersebelahan dengan kantor BPJS, tetapi karena takut dilarang putar balik disitu maka Nde memilih putar balik di depan SMP Pasundan yang berjarak sekitar 100m dari kantor BPJS tersebut.

Setelah putar balik dan berkendara santai, didepan SMPN 4 Subang atau di seberang kantor BPJS tiba-tiba Nde diberhentikan oleh seorang Polantas dan disuruh menepikan motor. Deg jujur aja Nde kaget karena Polantas itu tiba-tiba aja nongol dari sela-sela mobil yang di parkir. Meskipun kaget, Nde berusaha tetap tenang karena merasa Suzuki Address yang Nde kendarai kondisinya lengkap, masih standar dan tidak ketinggalan surat-surat juga lengkap jadi ya pede aja πŸ˜€

Sambil menepikan motor, pikiran pertama yang melintas di kepala Nde adalah kemungkinan Nde melanggar larangan jalur satu arah alias verboden karena Nde memang tidak terlalu hapal jalanan di kota Subang. Harap dimaklumi meskipun berKTP Subang tetapi Nde tinggal di dekat diperbatasan Subang-Purwakarta sehingga lebih sering ke Purwakarta yang lebih dekat.

Ketika Nde menepikan motor, baru terlihat ternyata Nde tidak sendiri tetapi ada beberapa motor yang juga diberhentikan, Polantasnya juga ternyata lebih dari 5 orang.

Seorang PolantasΒ  bertanya kepada Nde, percakapannya kurang lebih sebagai berikut :

Pol (Polantas) : Selamat pagi pak, bapak dari mana ?

Nde : Saya dari kantor BPJS pak

Pol : oh bapak dari kantor BPJS ya, mau kemana ?

Nde : mau pulang pak, cuma saya tadi muter agak jauh didepan sekolahan itu (sambil menunjukkan arahnya, waktu itu Nde belum tau itu sekolah apa, setelah googling baru tau itu SMP Pasundan πŸ˜€ )

Pol : bapak sudah punya SIM kan ?

Nde : sudah pak (sambil mengambil dompet dari saku celana, niatnya mau memperlihatkan SIM & STNK)

Pol : Surat-surat juga ada kan ? Ya sudah pak, silahkan lanjutkan perjalanan

Nde : ???? (Nde bengong πŸ˜† πŸ˜† πŸ˜† )

Pol : bapak benar sudah punya SIM kan ?

Nde : benar pak, silahkan kalau mau diperiksa (sambil mengambil SIM & STNK lalu menyerahkan ke Polantas tersebut)

Pol : oh tidak usah pak, tidak perlu, silahkan lajutkan perjalanan

Nde pun kembali melanjutkan perjalanan dan sepanjang jalan Nde masih tidak habis pikir dengan kejadian tersebut πŸ˜€

Setelah dipikir-pikir tadi Nde menggunakan seragam kerja yang tertutup jaket dan celana dengan warna coklat agak kehijauan. Celana itu kalau dilihat sekilas memang mirip dengan celana seragam Pramuka.

Bisa jadi Polantasnya mengira ada anak kecil menggunakan celana Pramuka naik motor keluar dari SMP Pasundan, makanya diberhentikan dan ditanya sudah punya SIM atau belum πŸ˜†

Ya badan Nde memang kecil tingginya cuma 155 cm/45 kg, jadi banyak yang sering salah kira dengan Nde, ada yang nyangka masih sekolah/mahasiswa, kalau jalan berdua sama istri juga sering dikira penganten baru padahal aslinya sudah punya anak 2. Bicara salah sangka kok mendadak Nde jadi ingat meme dibawah ini ya (artikel disini) πŸ˜€

Salam dari desa πŸ˜‰

Iklan

25 pemikiran pada “Sudah Punya SIM Kan Pak ?

Silahkan Dikomentari

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s