Celotehan Putriku Tentang Motor Dari Metik Hingga Sport

Ndesoedisi.com-hai apa kabar sobat semua ? kembali bertemu dengan artikel ringan sekedar mengisi blog ini agar tidak semakin padam. Ceritanya hari Sabtu kemarin Nde mengantar neneknya Aira ke daerah Pabuaran Subang naik Scoopy, kebetulan Aira yang biasanya menolak kemarin mau diajak asal pulangnya beli es krim 😀 .

si Kaka Aira

Awal pembicaraan adalah Aira (yang biasa Nde panggil si Kaka) yang berkata bahwa naik Scoopy itu kurang enak, mending naik Address. Karena tertarik akhirnya Nde mengajak ngobrol si Kaka lebih jauh, dan hasilnya cukup membuat Nde geleng-geleng kepala karena anak umur 7 tahun mempunyai pandangan sendiri tentang motor mulai dari metik hingga sport. Penasaran seperti apa penuturan anak kelas 1 SD tentang motor ? Silahkan dipelototi 😀

Address VS Scoopy

Scoopy & Address

Seperti yang sudah Nde tulis diawal artikel bahwa si Kaka yang lebih memilih Address jujur membuat Nde kaget. Karena awal-awal punya Address, si Kaka tidak mau naik Address bahkan ketika Nde menukar Scoopy dengan Address, Si Kaka pasti komplain. Karena penasaran Nde bertanya mengapa si Kaka lebih suka naik Address ? Sebuah pengakuan pun terucap :

Naik Address enakkeun ayah, kalau kena gajlugan (jalan jelek) tidak kerasa, kalau naik Scoopy suka bikin jedug (terantuk), kaca helm kaka juga suka menutup sendiri…

Masih penasaran Nde kembali berkata bagusan Scoopy dong, Aang & De Aya (teman mainnya) juga pakai Scoopy kok, nanti motornya ga sama. si Kaka kembali menjawab engga, pokoknya kaka suka Address, biarin ga sama juga 😀

Anak berumur 7 tahun rupanya sudah bisa membedakan bagaimana rasanya naik motor. Jika dulu lebih memilih Scoopy karena teman-teman mainnya juga punya Scoopy, kini si Kaka lebih memilih naik motor yang lebih nyaman 😀

Bicara soal kenyamanan, untuk kelas metik entri level memang Address juaranya (silahkan baca review Nde menggunakan Suzuki Address,) bahkan menurut mang Kobay kenyamanan Address bejaban dengan PCX, bahkan di beberapa sisi mampu menyerupai skutik Eropa (silahkan baca review Mang Kobay menggunakan Suzuki Address Playfull)

Tentang Ninja 150 RR

Ninja RR lawas (pic: google)

Lebih mengejutkan lagi, si Kaka berkata, ayah jangan beli motor kaya ayahnya teh Nda ya, nanti ayah jadi ga punya uang, motor kaya gitu kan mahal, motornya gede dan berat 😆 . Lah ini anak tau darimana ya kalau Ninja 150 RR itu mahal 😀

Tentang Nmax

ilustrasi Yamaha N Max

Lanjut lagi, Nde tanya kalau motor punya Om Sendi gimana ? Si Kaka menjawab ayah jangan beli motor kaya punya Om. Karena penasaran Nde lalu bertanya memangnya kenapa ? Kan enak naik motor punya Om ? Si kaka menjawab ga enak, motornya gede, tempat duduknya juga gede, kaka kan susah naiknya. Nde kembali bertanya, kan bisa duduk didepan, enak sudah ada buat duduk ? Ga enak ah, kakinya susah 😀

Boleh beli motor berfairing asal…

CBR150R 2018 Merah Hitam
CBR150R 2018 Victory Black Red

Ketika mampir ke Alfamart, ada sebuah CBR150R K45G dan Nde mengatakan ayah mau beli motor kaya gitu ah, kontan si Kaka langsung menjawab jangan ayah. Tak mau kalah Nde bertanya lagi, kenapa ? Kan bagus kaya motornya Marquez ? Si Kaka kembali menjawab kalau ayah beli motor kaya gitu Kaka naiknya gimana ? Yah… jangankan kamu nak, ayah juga susah 😆

Dirumah Nde memang tidak ada motor berjenis batangan atau sport karena keluarga Nde keluarga imut semua, sehingga wajar kalau si Kaka bingung bagaimana naiknya 😆 . Nde bilang ya kaka naik di tangki depan, ga mau ah takut jatuh jawab si Kaka 😀

Lalu si Kaka ngomong lagi, ayah pokoknya beli motor biasa aja jangan motor kaya gini (CBR K45G), jangan motor kaya punya Om. Ga mau kalah Nde bilang, tapi ayah kepengin beli motor kaya gitu (maksa 😀 )

Si kaka ga mau kalah lalu ngomong, kalau ayah mau beli motor kaya gitu harus beli mobil dulu, naik motornya sendiri, jangan ajak mamah, jangan ajak kaka, jangan ajak dede membonceng, pokoknya ayah sendiri … asyik, pengertian banger neh si Kaka 😆

Hahaha… ada-ada saja ya namanya anak kecil. Sayangnya Nde ga punya action cam buat mengabadikan momen tersebut, lah mau ngrekam pake hp kok lagi riding, ya sudah Nde jadiin artikel aja 😀

salam dari desa 😉

Iklan

23 pemikiran pada “Celotehan Putriku Tentang Motor Dari Metik Hingga Sport

  1. Nek anaku ngomong mobil
    “Ayah, kalo beli mobil, jangan yg ketutup, bau tahu”.
    Jadi pengine losbak, lhah jyan. Kebiasaan numpak montor, nek numpak mubil, taxi misale, mesti mual. Tahu dijak numpak taxi, malh ra gelem, mending umpel umpelan nang angkot timbang naxi. Yawis, numpak Hayate baelah 😁

    Suka

  2. Ping-balik: Ketika FBH Mengakui Desain Nmax Lebih Bagus Dibanding PCX Lokal – Ndesoedisi

  3. agsun

    Jangan lupa Om Nde…kalau beli mobil yg keturunan CARRY aja, jangan yg lain.
    Semoga dilimpahkan rezeki agar segera terpenuhi keinginan dik Kaka….

    Suka

Silahkan Dikomentari

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s