Otak-Atik Gathuk (76) Ternyata Speedometer Punya Pasangan

Ndesoedisi.com-Artikel “Otak-Atik Gathuk” adalah artikel yang berisi analisa suatu permasalahan dengan menggunakan prinsip mencocokkan segala sesuatu (otak-atik) agar terlihat saling berhubungan (gathuk). Artikel OAG ini merupakan salah satu bentuk humor otomotif. Sebagai sumber rujukan digunakanlah wangsit yang didapat oleh Mbah Mbuh Sapa. Oleh sebab itu, apabila ada nama, tempat, waktu atau kejadian yang sama merupakan ketidaksengajaan yang dibuat secara sengaja yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya😆

All New CBR250RR 2016

ilustrasi speedometer All New CBR250RR (pic: TMCblog.com)

Speedometer merupakan part yang sangat familiar bagi para pengendara kendaraan bermotor. Dan ketika ditanya apa fungsi speedometer Nde yakin semua sudah paham dan akan menjawab : untuk menunjukkan kecepatan kendaraan 😀 . Yups benar sekali, fungsi dasar dari speedometer adalah untuk menunjukkan kecepatan dari kendaraan. Tapi menurut Mbah Mbuh Sapa, ternyata yang namanya speedometer itu punya pasangan loh (yang jomblo jangan baper ya…. 😆 ) Penasaran apakah pasangan dari speedometer ? Silahkan dipelototi 😀

Ketika sedang standby di pos ronda (ronda lagi, ronda lagi 😆 ) tiba-tiba Mbah Mbuh Sapa datang & menyapa orang yang ada disana…

MMS : apa kabar ? apa kalian pada sehat ?

All : sehat Mbah, nah Mbah sendiri kemana saja ? kok ga pernah nongol ?

MMS : maklum Mbah sudah tua, ga kuat lagi kalo harus begadang.

Nde : lah ini tumben kok malam-malam keluar Mbah ?

MMS : iya ini mau beli obat turun panas

Nde : siapa yang sakit Mbah ?

MMS : itu motorku kemarin overheat, jadi mau tak kasih obat turun panas

Asem… kirain Mbah Mbuh Sapa sudah sembuh, ternyata masih seperti biasa 😆 . Untuk artikel lengkap khasiat obat turun panas bisa dibaca di artikel OAG edisi ke-60 disini. Mendengar jawaban Mbah Mbuh Sapa membuat teman Nde yang lain minta izin pura-pura mau keliling, jadi hanya meninggalkan Nde berdua saja dengan Mbah Mbuh Sapa.

Nde : lalu Mbah ada wangsit apalagi ? Coba bagi-bagi sini

MMS : embah sudah lama ga dapat wangsit, cuma Mbah mau cerita tentang pasangan dari speedometer.

Nde : emang speedometer punya pasangan Mbah ? kok saya baru dengar ya ? 😆

MMS : kamu punya SIM kan ? Masa ga tau pasangan speedometer.

Nde : ya punya Mbah, tapi baru denger aja kalau speedometer punya pasangan

MMS : coba menurut kamu, apa pasangan dari speedometer ? kalau ga tau berarti SIM kamu nembak 😆

Nde : loh mbah mana ada hubungan speedometer sama SIM nembak

MMS : ya ada lah, coba sekarang Mbah tanya, apa fungsi speedometer ?

Nde : fungsi speedometer ya untuk mengetahui berapa kecepatan kendaraan kita, apakah 40 km/jam, apakah 80 km/jam atau 120 km/jam semua itu bisa dilihat dari angka yang ditunjukkan di speedometer.

MMS : nah kamu tau, berarti harus tau pasangan speedometer dong

Nde : anu pasti takometer, kan kalo motor sport itu ada speedometer ada tachometer juga

MMS : kurang tepat, kalau motor sport jadul iya ada speedometer sama tachometer, tapi kalau motor bebek dan metik kan ga ada

Nde : apa ya ? anu kabel speedometer 😆

MMS : bukan.. berarti bener kamu bikin SIMnya nembak  😆

Nde : apa dong Mbah ?

MMS : ayo ngaku dulu kalo bikin SIMnya nembak 😆

Nde : iya aja, biar cepet 😆

MMS : pasangan speedometer itu adalah rambu-rambu berikut ini :

ilustrasi rambu-rambu batas kecepatan

Nde : itu kan rambu-rambu batas kecepatan ? Masa disebut berpasangan dengan speedometer

MMS : nah ini, makanya mbah bilang kalau SIM mu nembak ya ini. Masa ga tau hubungan sama batas kecepatan sama speedometer. Sekarang Mbah tanya, kapan kamu melihat speedometer ?

Nde : ya kalau pengin aja Mbah 😀

MMS : kalau pengin dan pas lagi ngetes kecepatan dan top speed ya ? ayo ngaku

Nde : iya Mbah

MMS : nah itu tidak sepenuhnya benar, speedometer tidak hanya dibuat untuk ngetes top speed, tapi ada fungsi lain yaitu :

Speedometer adalah alat penunjuk kecepatan kendaraan, sehingga speedometer harus dilihat ketika ada rambu-rambu batas kecepatan untuk mengetahui apakah kendaraan yang dikendarai melebihi batas kecepatan yang ditentukan atau tidak

MMS : jadi ketika ada rambu-rambu batas kecepatan misalnya maksimal 40 km/jam, kamu harus menengok speedometer apakah kendaraanmu berjalan 40 km/jam atau kurang. kalau lebih berarti kamu harus menurunkan kecepatan dibawah 40 km/jam. Jika ada rambu-rambu batas kecepatan yang lain maka kecepatan kendaraan harus disesuaikan.

Nde : oh iya ya Mbah, selama ini yang diperdebatkan justru apakah speedometer itu akurat atau tidak untuk mengetes top speed.

MMS : nah apakah kalau dikasih speedometer yang akurat, nantinya akan dipergunakan sebagaimana mestinya seperti yang Mbah katakan tadi ? bukan untuk ngetes top speed di jalan umum loh ya, karena menurut Permenhub No. 111 Tahun 2015 batas kecepatan di jalan raya adalah sebagai berikut (sumber : dephub.go.id) :

  • Batas kecepatan di jalan tol luar kota tak boleh lebih dari 100 km/jam.
  • Batas kecepatan di jalan tol dalam kota berkisar antara 60 km sampai 80 km/jam.
  • Batas kecepatan di jalan arteri dalam kota berkisaran 40 km/jam,
  • Batas kecepatan di jalan pemukiran maksimal 30 km/jam.

Nde : iya mbah, ternyata banyak yang tidak memahami fungsi speedometer dengan benar. Bahwa speedometer itu berpasangan dengan rambu-rambu penunjuk batas kecepatan. tapi kok tumben kali ini Mbah ngomongnya bener ?

MMS : loh dari dulu juga bener kan ? Mbah sudah tua jadi ya seperti ini aja apa adanya.

Itulah sekilas pembicaraan Nde dengan Mbah Mbuh Sapa tentang speedometer yang berpasangan dengan rambu-rambu batas kecepatan, ketika kita melihat rambu-rambu batas kecepatan, maka sudah seharusnya kita juga menengok speedometer untuk melihat apakah kecepatan kendaraan kita sesuai dengan batas yang ditentukan atau tidak.

Salam dari desa 😉

Iklan

Tentang ndesoedisi

Rural's Automotive Story|Cerita Otomotif Dari Pedesaan
Pos ini dipublikasikan di Otak-Atik Gathuk dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Otak-Atik Gathuk (76) Ternyata Speedometer Punya Pasangan

  1. lamik gemini berkata:

    Sudah jodohnya.. hehe

    Suka

  2. Vivian berkata:

    Dengaren edukatif mbah e..

    Suka

Silahkan Dikomentari

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s