Main Ke AHM Plant Karawang

Ndesoedisi.com-pada hari Sabtu 15 Juli 2017 kemarin, Nde kembali mendapat kesempatan untuk mengunjungi Plant 4 AHM di Karawang dalam acara bertema Blogger & vlogger factory visit. Sebelumnya Nde pernah mengunjungi plant tersebut pada acara touring pendek Supra GTR 150 dan acara line off ceremony Honda CBR250RR. Berhubung dua hari kemarin badan Nde minta beristirahat, jadi baru bisa bikin artikelnya sekarang 😀

Blogger & Vlogger mengunjungi plant AHM di Karawang

Awalnya Nde kira yang datang hanya belasan blogger seperti biasanya, tapi pas malam harinya di medsos banyak Blogger yang bikin status OTW membuat Nde semakin penasaran. Eh rupanya benar ada sekitar 50an Blogger yang datang. Kebayang kan ramenya kaya apa, di grup WA aja heboh apalagi ini ketemu langsung 😁 .

Sayangnya acara yang dijadwalkan akan dimulai pukul 09.00 terpaksa diundur setelah makan siang karena rekan-rekan dari daerah lain yang kena macet di Tol Jakarta-Cikampek.

Acara pertama dimulai dengan sambutan dari pihak AHM tentang profile PT. Astra Honda Motor Plant Karawang, tentang CBR 250 RR hingga materi tentang 3 layer dealer yang menjelaskan tentang dealer Big wing, dealer Wing dan reguler, dan tentu saja tidak lupa tentang aturan selama melakukan factory visit seperti dilarang mengambil gambar, dilarang mengajak bicara operator produksi, dilarang menyentuh barang produksi, dan wajib menggunakan topi merah AHM.

Rute factory visit pertama mengunjungi plant 4 yang memproduksi Honda Beat dan Vario. Karena secara umum sudah dibahas oleh blogger yang lain, Nde akan ceritakan hasil obrolan Nde dengan tour leader dari AHM, urutannya pun berdasarkan urutan plant visit. Dan meskipun tidak diperbolehkan membawa kamera, tapi sebagai ilustrasinya Nde tampilkan foto-foto dari Press Release AHM jadi sobat semua tidak perlu khawatir hanya akan membaca teks tanpa gambar di artikel ini 😀

tim produksi AHM Plant Karawang

Perjalanan pertama plant visit perakitan mesin Honda Beat dan Vario diawali dengan line khusus untuk training bagi operator baru, lalu memasuki line casting untuk mencetak blok mesin dan di lanjutkan dengan line perakitan mesin. Soal kebersihan, plant AHM memang patut diacungi jempol karena areanya sangat bersih. Foto berikut buktinya 😀

Tuh lantainya kinclong banget kan 😀 (pic: Press Release AHM)

Di line perakitan mesin Nde bertanya apakah semua part diproduksi oleh AHM, dan jawabannya adalah tidak semua part diproduksi oleh AHM karena ada beberapa small part yang diproduksi oleh supplier. Nde juga bertanya ada berapa shift yang bekerja di line tersebut, ternyata ada yang 2 shift dan ada yang 3 shift tergantung kebutuhan.

Setelah perakitan mesin, maka bagian selanjutnya adalah perakitan rangka yang disatukan dengan tangki BBM. Di line tersebut juga nomor rangka dicetak menggunakan mesin khusus berdasarkan data dari komputer. Selanjutnya merupakan penggabungan antara rangka termasuk roda dengan mesin,  dan kabel-kabel kelistrikan.

ilustrasi line perakitan metik (pic: Press Release AHM)

Karena pada waktu itu yang Nde lihat semua unit yang dirakit berwarna biru putih, Nde pun bertanya bagaimana dengan warna yang lain, apakah ada di line perakitan yang lain atau bagaimana. Rupanya saat itu sesi produksi yang berjalan adalah Honda Beat dengan warna putih-biru. Istilahnya untuk satu sesi produksi disebut 1 lot (kalau tidak salah). Dimana 1 lot produksi terdiri dari 100 unit. Setelah 1 lot Honda Beat warna putih biru selesai, bisa dilanjutkan dengan warna lain atau masih warna yang sama tergantung dari planning produksi dan pengerjaannya pun masih di line produksi yang sama. Setiap akan ganti lot atau warna ada kode khusus agar tidak terjadi kesalahan.

Proses terakhir dari perakitan Honda Beat sebelum pengecekan kualitas adalah penggabungan data antara nomor mesin dan nomor rangka yang akan dicetak pada faktur penjualan sepeda motor.

motor dites sebelum didistribusikan (pic: Press Release AHM)

Setelah itu motor yang sudah selesai dirakit dites semua komponennya mulai dari mesin dengan cara digeber hingga dicek bagian lain seperti rem dan lampu. Apabila ditemukan adanya part yangbtidak berfungsi maka langsung dibawa ke bagian repair untuk diperbaiki secepatnya. Jika motor tidak ada masalah maka motor akan diperiksa kualitasnya secara visual sebelum didistribusikan.

ilustrasi motor siap didistribusikan (pic: Press Release AHM)

Keluar dari plant perakitan Honda Beat & Vario, Nde diajak memasuki plant yang bertugas membuat rangka dan tangki BBM. Di plant ini sudah menggunakan robot untuk pengelasannya. Robot yang digunakan merupakan robot welding buatan OTC (Daihen-usa.com). Melihat robot-robot welding tersebut bekerja membuat Nde teringat kenangan ketika bekerja di sebuah pabrik supplier salah satu pabrikan otomotif roda dua nasional sekitar tahun 2011 di Jababeka II Cikarang (silahkan baca artikel : memori pengabdian si Abah (1) dipaksa bekerja keras). Beberapa komponen kendaraan seperti footstep motor bebek dilas menggunakan robot welding. Kebetulan robot welding yang digunakan pun bermerk sama yaitu OTC-Daihen.

Keluar dari plant pengelasan rangka dan tangki BBM dilanjutkan ke plant pembuatan plastik bodi motor. Disini Nde kembali penasaran bagaimana proses produksinya apakah per part atau langsung 1 unit secara keseluruhan. Tour Leader pun menerangkan bahwa produksinya langsung berdasarkan kebutuhan 1 unit sepeda motor seperti bodi kiri-kanan, spakbor, dsb. Semua diproduksi berdasarkan perencanaan jumlah unit yang akan diproduksi. Keluar dari plant tersebut, bodi motor sudah di cat dan dipasang emblem dan siap untuk dipasang.

Antar bagian produksi dihubungkan dengan menggunakan ban berjalan / konveyor sehingga proses produksi dari hulu ke hilir berkesinambungan. Karena menggunakan sistem konveyor itulah waktu perakitan satu unit Honda Beat hanya berkisar 22-23 detik.

Selesai berkeliling di plant pembuatan plastik bodi motor, perjalanan dilanjutkan menuju ke plant 5 yang lokasinya lumayan jauh di depan dengan berjalan kaki. Ketika akan memasuki plant perakitan motor sport, Nde melewati plant casting blok mesin untuk motor sport. Bau besi yang sangat menyengat mengingatkan Nde ketika mengikuti kuliah kerja bangku yang materinya seperti mengikir, membubut, milling  dsb 😀

Karena hari itu hari Sabtu, di plant sport 150 dan 250 tidak ada aktivitas produksi. Waktu berkeliling di plant sport juga lumayan sebentar. Aturan produksi di plant sport terutama dibagian perakitan mesin CBR250RR jauh lebih ketat dan dilakukan di ruangan tertutup ber AC dan bertekanan udara lebih tinggi dibandingkan ruangan di luar agar tidak ada debu atau benda yang menempel dan bisa merusak mesin CBR250RR tersebut.

Untuk membuktikan bahwa tekanan udara lebih tinggi kemarin sempat dicoba membuka salah satu pintu ke ruangan perakitan mesin. Begitu dibuka langsung terasa ada tekanan udara yang menyembur keluar. Operator yang bertugas merakit mesin CBR250RR harus berganti pakaian & sepatu dan dibersihkan terlebih dahulu sebelum memasuki ruangan perakitan mesin tersebut. Ketika mesin sudah selesai dirakit, barulah mesin tersebut keluar dari ruangan steril. Untuk perakitan bagian lain seperti sasis, roda dan bodi motor dilakukan di line produksi seperti pada umumnya.

CBR250RR dicek sebelum proses distribusi

Selesai melihat line produksi sport, para blogger & vlogger kembali ke tempat presentasi dan acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Nah itulah cerita tentang pengalaman Nde mengunjungi line produksi di PT. Astra Honda Motor Karawang, untuk cerita keseruan bertemu dengan blogger dan vlogger yang lain akan Nde ceritakan di artikel lain.

Salam dari desa 😉

Iklan

Tentang ndesoedisi

Rural's Automotive Story|Cerita Otomotif Dari Pedesaan
Pos ini dipublikasikan di Honda dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

6 Balasan ke Main Ke AHM Plant Karawang

  1. ardiantoyugo berkata:

    jiann rame tenan…

    Suka

  2. iwan.bokeran berkata:

    Tinggal leumpang kadinya mah mang nde..

    Suka

Silahkan Dikomentari

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s