Nostalgia Legenda Si Motor Cinta Part 4, Oli Mesin & Oli Rantai Sesat

Ndesoedisi.com-kembali lagi dengan cerita tentang Honda Astrea Legenda yang pernah menemani Nde sekeluarga. Untuk cerita pertama tentang inventaris selama berpacaran bisa dibaca di sini, cerita kedua tentang naas tahun alias apes berturut-turut bisa dibaca di sini dan cerita yang ketiga tentang pengalaman berkendara tengah malam di kota Karawang dan dikejar oleh anak drag entah anggota geng motor bisa dibaca di sini. Di cerita nostalgia edisi keempat  Nde akan bercerita tentang pengalaman menggunakan oli sesat atau oli yang tidak sesuai dengan anjuran. Penasaran dengan ceritanya ? Silahkan disimak 😀

si Jalu Astrea legenda 2002

  • Oli Sesat

Istilah oli sesat yang sempat ramai dibicarakan beberapa waktu yang lalu merujuk kepada penggunaan oli diluar rekomendasi misalnya motor tetapi menggunakan oli mobil bensin (PCMO) atau oli diesel (HDEO) seperti contohnya Honda Revo milik Nde yang menggunakan Meditran SX (selengkapnya baca di sini). Ternyata dahulu tanpa sengaja Nde pernah menggunakan oli mobil di si Jalu Astrea Legenda.

HDEO untuk motor
ilustrasi oli sesat

Ceritanya sekitar tahun 2007, Nde membeli oli merk Top 1 untuk si Jalu. Karena buru-buru Nde tidak sempat melihat dengan teliti oli yang dibeli karena langsung dimasukkan ke kresek oleh penjualnya. Sesampainya dirumah oli diperiksa ternyata yang Nde beli adalah Top 1 mobil bukan Top 1 motor. Pantesan kok sekilas tadi warna kemasannya berbeda dengan oli yang biasa Nde beli 😆

Karena sudah terlanjur dibeli ya akhirnya tetap Nde gunakan sambil berpikir ah kalau cuma sekali kayaknya ga apa-apa pake oli mobil untuk motor :D. Keesokan harinya Nde ke bengkel sekalian service sambil bertanya sama mekaniknya apakah oli Top 1 mobil bisa digunakan di motor. Mekanik tersebut menjawab bisa aja malah periode ganti oli jadi lebih lama kalo biasanya ganti oli sebulan sekali, menggunakan oli mobil bisa 2 bulan sekali.

Salah satu bapak-bapak yang sedang servis juga ikut menimpali kalau dia juga selalu menggunakan oli Top 1 Mobil untuk motornya, Nde yang waktu itu belum tahu tentang penggunaan oli HDEO/PCMO untuk motor waktu itu hanya iya-iya saja dengan kata-kata mekanik dan bapak-bapak tersebut. Jadilah waktu itu Nde menggunakan oli Top 1 mobil di Si Jalu Astrea Legenda tetapi pada pergantian oli berikutnya kembali menggunakan oli motor 😀

  • Oli Rantai Sesat

Selain cerita oli sesat, Nde juga pernah mencoba oli rantai sesat maksudnya melumasi rantai tetapi tidak menggunakan pelumas untuk rantai. Ceritanya waktu itu teman main Nde yang bercerita kalau ingin rantai bersih mending jangan gunakan oli sebagai pelumas tetapi gunakan coolant mesin industri. Dia menunjukkan kepada Nde rantainya yang bersih karena menggunakan pelumas coolant tersebut. Karena tertarik Nde pun ikutan meminta coolant mesin ke temen Nde tersebut dan mencobanya untuk melumasi rantai motor.

Keesokan harinya temen Nde itu membawakan satu botol bekas air mineral dengan berisi coolant mesin yang berwarna kuning mirip minyak sayur. Lalu Nde segera membersihkan rantai dan gear dibantu oleh teman Nde. Iseng-iseng Nde bertanya itu coolant dapat darimana ? Teman Nde menjawab itu barang Spanyol alias separo nyolong dari pabrik 😆

Ya sudah karena penasaran Nde pun mencoba menggunakan coolant tersebut untuk melumasi rantai. Namanya coolant tentu saja membuat gear & rantai tetap bersih dan kotoran tidak menempel, tetapi karena coolant bukan pelumas rantai jadinya cepat kering, paling digunakan sehari-atau 2 hari harus dilumasi lagi 😀

Nah itulah pengalaman mencoba pelumas sesat di Astrea Legenda, ya namanya juga anak muda makanya seneng nyobain hal-hal yang aneh-aneh 😀

salam dari desa 😉

Iklan

25 pemikiran pada “Nostalgia Legenda Si Motor Cinta Part 4, Oli Mesin & Oli Rantai Sesat

      1. pertalite lebih banyak cairan yang tidak terbakar (aditif ecosave). Ada beberapa yang komen pakai pertalite busi jadi hitam. Ada yang karbunya jadi berlendir juga.

        Suka

      1. sepertinya kebanyakan olinya -> nambah spash -> nambah kerak. Tapi yang oli mesinnya dibawah standar akan sangat merasakan manfaat tambahan oli di pertalite.

        Atau juga aditif pembersih injectornya yang model jelek yang bikin kerak di mesin

        faktanya busi jadi hitam. Ada mekanik bengkel bilang banyak motor harus ganti busi lebih cepat.

        Suka

      2. bikin kerak di mesin. bisa dari aditif pembersih injector. Bisa karena ditambahi oli. Kalau motornya sedang pakai oli dibawah standar mungkin terasa enak. Kalau yang olinya sudah ok pakai pertalite nggak enak.

        Suka

Silahkan Dikomentari

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s