Badan Imut Butuh Naked Sport Bike, Pilih GSX-S 150 Dan Lupakan Yang Lain

Ndesoedisi.com-masih seputar acara peluncuran GSX 150 R di Citos, setelah mencoba GSX-R 150, tidak lupa Nde juga mencoba unit tes GSX-S 150. Dan sepertinya istilah don’t judge a book by its cover berlaku disini karena ketika pertama kali melihat foto GSX-S 150 di internet, langsung terlintas bahwa motornya aneh terutama headlampnya.

launching GSX-S 150
fokus sama GSX-S 150 nya ya ๐Ÿ˜€

Ketika melihat GSX-S 150 secara langsung pun Nde masih belum tertarik. Satu-satunya hal kasat mata yang mampu menarik perhatian bagi rider se-imut Nde ๐Ÿ˜Ž adalah dimensinya yang kecil ๐Ÿ˜€ Maka Nde tidak mensia-siakan kesempatan mencoba GSX-S 150.

rider imut naik GSX-S 150
Always jinjit ๐Ÿ˜Ž

Selesai tesride GSX-R 150, Nde lalu mencoba sebuah GSX-S 150. Begitu naik ke atas motor langsung timbul chemistry, wah cocok pake banget neh buat rider imut seperti Nde saking senengnya seketika lupa dengan kondisi headlampnya yang kurang cakep dan kakinya jinjit ๐Ÿ˜† Dari foto diatas terlihat bahwa Nde yang bertinggi badan 155 cm dan berat 40 kg pun tidak kebanting oleh ukuran motor, itu artinya Suzuki GSX-S 150 memang benar-benar berukuran slim.

gas :D
gas ๐Ÿ˜€

Tidak pakai lama Nde langsung menyalakan mesin dan melaju. Rasanya beda dengan naked sport bike 150cc lainnya, GSX-S 150 ini terasa sangat enteng & bertenaga, sehingga rasanya seperti naik motor-motor berdimensi kecil seperti motor bebek, meskipun ketika melirik kebawah ada tangki disana ๐Ÿ˜€

proporsional kan ? :D
proporsional kan ? ๐Ÿ˜€

Memutar area tesride satu kali, Nde langsung pede untuk mencoba berslalom melewati cones yang ada dan hasilnya pun sukses. Berbeda ketika mencoba GSX-R 150, Nde kurang pede untuk mencoba berslalom ๐Ÿ˜€ย Nde lalu berputar sekitar 6 atau 7x di area tersebut menggunakan gigi 2. Rasanya begitu ringan, lincah, dan smooth pokoknya sangat menyenangkan ๐Ÿ˜€

Tapi meskipun GSX-S 150 itu sangat menyenangkan bagi pengendaranya, GSX-S 150 justru kurang nyaman untuk pembonceng. Ketika Nde mencoba menjadi pembonceng Nde kesulitan untuk naik & turun karena footstep & posisi jok penumpang cukup tinggi. Untuk naik memang bisa dengan cara menginjak footstep terlebih dahulu, tetapi untuk turun agak sedikit kesulitan & Nde memilih untuk langsung melompat ke tanah ๐Ÿ˜€ย Selain itu, dari foto juga terlihat bahwa pembonceng menjadi terlihat sangat tinggi posisinya sehingga kurang enak untuk dilihat ๐Ÿ˜€

tesride GSX-S 150
pembonceng GSX-S 150 terlihat sangat tinggi ๐Ÿ˜€

Yups itulah impressi singkat Nde tentangย GSX-S 150. Good jobย untuk Suzuki yang telah membuat motor dengan dimensi yang terbilang kecil sehingga bisa mengakomodasi rider yang ukuran tubuhnya imut seperti Nde, dan bagi sobat yang merasa punya dimensi imut seperti Nde tapi ingin menggunakan motor sport dengan dimensi kecil, kualitas bagus, harga lebih murah tapi tenaga cukup besar, pertimbangkan saja salah satu dari duo GSX 150.

Akhir kata terimaksih buat Kang Enoanderson, Mang Kobay dan Mas Isal yang udah sukarela mengambil foto Nde ketika beraksi ๐Ÿ˜€

Salam dari desa ๐Ÿ˜‰

Iklan

18 pemikiran pada “Badan Imut Butuh Naked Sport Bike, Pilih GSX-S 150 Dan Lupakan Yang Lain

  1. send

    “Untuk naik memang bisa dengan cara menginjak footstep terlebih dahulu, tetapi untuk turun agak sedikit kesulitan & Nde memilih untuk langsung melompat ke tanah”โ€”Nde

    *ngakak*

    Suka

      1. send

        ngoahaha.. ๐Ÿ˜€

        mang kobay.. blognya dibalikin kek blog ini lagi dong. itu dibukanya lebih susah dr web otomotifnet lho. dibuka aja susah, apalagi mau komen.

        Suka

  2. fireman

    saya setuju, benar-benar proporsional sepertinya gsx 150 tercipta untuk kita rider imut, tapi itu tadi jinjitnya itu haduh bikin berpikir 900 kali lagi untuk beli…

    Suka

  3. Ping-balik: Impressi Pertama Menggoda, Salah Satu Faktor Suksesnya Penjualan Awal GSX 150 | Ndesoedisi

  4. Ping-balik: Akhirnya Kesampaian Juga Memiliki Suzuki Address 110 | Ndesoedisi

  5. Ping-balik: Posisi duduk racy itu cuma kelihatannya saja kencang padahal aslinya selain nggak nyaman juga malah lambat . | Mengupas soal motor

  6. Ping-balik: Akhirnya Diskon Suzuki GSX 150 Berakhir | Ndesoedisi

  7. Ping-balik: Bikers Suzuki Batam Perkuat Solidaritas di Pulau Perbatasan – aspaldesa

Silahkan Dikomentari

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s