Nostalgia Legenda Si Motor Cinta Part 1, Inventaris Semasa Pacaran

Ndesoedisi.com-setelah kemarin bahas info yang sedikit update, kini waktunya membuat artikel nostalgia, kebetulan pas membuka kembali folder foto lawas di laptop, eh ketemu dengan foto Si Jalu alias Astrea Legenda tahun 2002 milik bapak mertua yang pernah digunakan oleh Nde. Jadi ya sudah sekalian aja dibuatkan artikelnya, kan lumayan buat nambah-nambah artikel blog πŸ˜€ . Nah penasaran ga kenapa kok di judulnya disebut sebagai motor cinta ? Kalau penasaran silahkan di lanjut baca artikelnya πŸ˜€

Astrea Legenda tahun 2002

si Jalu Astrea Legenda tahun 2002

Astrea Legenda 2002 ini merupakan motor second yang dibeli oleh bapak mertua (waktu itu masih calon :D) dari seorang kenalannya di daerah Purwakarta. Karena dibeli dari hasil menjual sapi jantan maka motor tersebut diberi nama si Jalu (dalam bahasa Sunda, Jalu artinya jantan).

Pada tahun 2006, Nde baru lulus kuliah dan kebetulan langsung diterima bekerja sebagai staf lab di STT Texmaco. Waktu itu STT Texmaco mempunyai 3 buah kampus yaitu di Subang, Purwakarta dan Karawang sehingga dalam seminggu Nde harus bolak-balik ke 3 kampus tersebut, nah kebayang kan bagaimana repotnya jika menggunakan kendaraan umum πŸ˜€

Ketika itu Nde curhatΒ ngobrol dengan bundanya Aira tentang kesulitan tersebut, dan meminta ijin kepada bapak apakah boleh motornya dipinjam. Dasar nasib baik, bapak mertua (waktu itu masih calon, karena Nde baru berpacaran selama satu tahun dengan bundanya Aira :D) mengijinkan Nde menggunakan si Jalu untuk kerja sekalian mengantar bundanya Aira yang waktu itu masih kuliah.

Solusi tersebut jelas sama-sama menguntungkan karena Nde bisa beraktivitas dengan mudah, sedangkan bapak tidak perlu lagi repot-repot mengantar anaknya kekampus. Secara ongkos pun menjadi lebih hemat. Jadilah hampir setiap hari Nde antar jemput bundanya Aira ke kampus sekalian berangkat kerja πŸ˜†

Pengalaman pertama yang Nde ingat adalah: suatu hari Nde harus masuk kerja dikampus Subang, sehingga hanya bisa mengantar bundanya Aira ke kecamatan untuk selanjutnya naik angkutan umum. Setelah bundanya Aira naik elf, Nde pun segera pulang.

Setelah mesin dinyalakan, Nde menginjak tuas persneleng si Jalu untuk memasukkan gigi 1 lah kok terasa empuk πŸ™„ . Karena penasaran Nde menengok ke bawah ternyata tuas persnelengnya bengkok. Diinjak lagi eh malah patah πŸ˜† . Wah tentu saja Nde langsung panik karena itu motor pinjaman sambil terbayang wajah bapak mertua yang galak πŸ˜†

Akhirnya setelah dipikir-pikir, yang patah tuas bagian depan, sedangkan bagian belakang masih kokoh menempel sehingga masih bisa oper gigi. Akhirnya bisa pulang dengan cara jalan pelan-pelan, dan menaikkan gigi dengan cara ditarik, kalau menurunkan gigi ditekan ke bawah menggunakan tangan πŸ˜†

Sampai dirumah mertua sambil malu-malu dan takut Nde memberi tahu kepada ibu mertua kalau tuas persneleng patah. Kata ibu mertua ya sudah ga apa-apa, dilas aja kalau masih bisa, kalau engga ya diganti baru. Mendengar hal itu Nde pun merasa lega, lalu membawa si Jalu ke tukang las dan akhirnya bisa digunakan lagi secara normal

Nah itulah nostalgia menggunakan si Jalu Astrea Legenda bagian pertama, untuk selanjutnya, masih banyak cerita lainnya yang akan Nde posting di artikel berikutnya πŸ˜€

salam dari desa πŸ˜‰

Iklan

Tentang ndesoedisi

Rural's Automotive Story|Cerita Otomotif Dari Pedesaan
Pos ini dipublikasikan di Honda dan tag , , . Tandai permalink.

12 Balasan ke Nostalgia Legenda Si Motor Cinta Part 1, Inventaris Semasa Pacaran

  1. jlo berkata:

    kok ga beli tuas perseneleng aja…. kan murah….!! katanya dah kerja…….!!! ?????????????????????????????? ngirit amat di las……. klo aku sih malu…udah pinjem…ngrusakin ya otomatis gantiin lah org dah kerja jg…..

    Suka

  2. Lord Duarte berkata:

    Wuihh pengalaman yang sungguh menengangkan (ane tegang juga bacanya) kali aja ntar disambit gitu mang ndenya wkwkwk

    Suka

  3. Ping balik: Nostalgia Legenda Si Motor Cinta Part 2, Naas Tahun Alias Sial Berturut-Turut | Ndesoedisi

  4. Ping balik: Nostalgia Legenda Si Motor Cinta Part 3, Tengah Malam Dikejar Anak Drag Di Karawang | Ndesoedisi

  5. Ping balik: Nostalgia Legenda Si Motor Cinta Part 4, Oli Mesin & Oli Rantai Sesat | Ndesoedisi

Silahkan Dikomentari

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s