Cerita Blogger Ndeso Kurang Pengalaman Yang Indent Scoopy eSP

Ndesoedisi.com-melanjutkan artikel sebelumnya tentang Honda Scoopy eSP sebagai pengganti Si Pinky Vario 125, kali ini Nde akan bercerita tentang pengalaman selama indent Honda Scoopy eSP. Lah indent aja sampai dibikin artikel, kurang kerjaan banget, mending kalau harga motornya milyaran, lah ini cuma metik seharga belasan juta kok ya dibikin artikel :D.

ilustrasi Indent (pic: Google)

ilustrasi Indent (pic: Google)

Cerita indent dalam membeli kendaraan bermotor bukan sesuatu yang menarik, dan artikel ini hanyalah artikel sekedarnya agar blognya tidak karatan dan jadi sarang laba-laba karena jarang update. Jadi jangan disamain dengan blogger-blogger lainnya (apalagi disamain dengan blogger kondang, bukan levelnya keleus ๐Ÿ˜† ) yang pada ramai-ramai membahas CBR250RR. Namanya juga blogger Ndeso ga ada yang mau ngasih unit pinjaman jadi yang dijadiin artikel ya motornya sendiri (kan katanya kalo review motor harus milik sendiri biar objektif dan bukan pesanan yang berbau amplop ๐Ÿ˜† ) lagian gimana mau tesride CBR250RR kalau kakinya aja ga sampai  ๐Ÿ˜† .

Lanjut ke cerita indent, selama ini Nde terbiasa membeli motor yang ready stock karena membutuhkan motor dalam waktu cepat, kalaupun menunggu paling 1-2 hari karena mengurus administrasi, bahkan ketika membeli Honda Beat POP malah hari itu juga motor langsung dikirim. Tetapi karena saat ini kebutuhannya tidak terlalu mendesak, sehingga Nde pun indent sekaligus mencoba pengalaman baru yaitu indent motor, maklum lah namanya juga wong Ndeso, katro, kurang pengalaman, sampai-sampai indent beli motor juga belum pernah ๐Ÿ˜† .

Ketika ngobrol dengan sales tentang indent motor khususnya Honda Scoopy, selain masalah sedikitnya unit tersedia karena permintaan lebih banyak dibanding produksi, masalah lain penyebab indent motor menjadi lama adalah karena konsumen menginginkan warna tertentu dan tidak mau ditukar dengan warna yang lain. Di daerah Purwakarta dan sekitarnya, Honda Scoopy sangat laris, bahkan saking larisnya setiap ada pengiriman Scoopy ke dealer, pasti langsung dikirim ke konsumen sehingga bisa dikatakan tidak ada Scoopy yang ready stok di dealer. Tapi ya itu cerita didaerah Purwakarta, mungkin didaerah lain berbeda karena menurut Mase Satuaspal.com di daerah Solo Honda Scoopy itu ready stok.

Menurut artikel Mang Asep tentang data 10 motor terlaris di bulan Oktober 2016, Honda Scoopy terdistribusi sebanyak 52.266 unit dan menduduki posisi ketiga secara nasional dibawah Honda Beat series & Vario series. Ketika menghadiri acara launching Big Bike Honda di Potato Head Garage SCBD pada bulan Februari 2016, Mr. Margono Tanuwijaya Direktur Marketing AHM mengatakan bahwa kapasitas produksi Honda Scoopy telah ditingkatkan 3x lipat dari sebelumnya. Nde sendiri lupa berapa kapasitas produksinya, tetapi dalam press releasenya pada pertengahan tahun 2015 AHM mengklaim bahwa kapasitas produksi Scoopy adalah 33.000 unit per bulan, misalkan sekarang sudah naik lagi di angka 40.000 tentu atau 50.000 unit perbulan maka bisa dibilang pas-pasan dengan permintaan dari konsumen, sehingga wajar apabila pembelian Scoopy harus indent.

Yang namanya indent atau menunggu kiriman motor memang menguji kesabaran konsumen. Nde rasa mulai dari motor entri level berharga belasan juta hingga motor eksotis berharga milyaran pun yang namanya indent itu rasanya sama ๐Ÿ˜€ . Karena tersiksa oleh perasaan itulah membuat beberapa konsumen berani membayar lebih atau karena ditawari oleh oknum sales untuk meminta uang lebih. Modus yang lain adalah memaksa konsumen untuk membeli secara kredit dan tidak mau menanggapi pembelian atau mempersulit pembelian secara cash seperti yang dulu pernah Nde bahas di artikel stock Scoopy langka, dimanfaatkan oleh oknum dealer Honda untuk memaksa pembelian secara kredit. Suatu kejadian yang lazim terjadi dan sudah menjadi rahasia umum ๐Ÿ˜†

Ok kembali ke cerita proses indent Scoopy milik Nde. Awalnya bundanya Aira menginginkan Scoopy stylish warna merah (Vouge Red) kalau Nde sendiri tidak mempermasalahkan warna apapun yang penting adalah Scoopy stylish karena stripingnya minimalis dibandingkan dengan jenis Sporty. Sales yang kebetulan adalah salah satu saudara dekat dari keluarga bundanya Aira (berarti saudara Nde juga ๐Ÿ˜€ ) itu mengatakan bahwa paling cepat unit datang satu minggu.Scoopy warna merah

Dua minggu ditunggu belum ada kabar kapan unit diantar, ketika ditanyakan jawabannya pesanan masih di daftar antrian. Lalu Nde pun bertanya-tanya seputar masalah inden. Saudara Nde tersebut menjelaskan bahwa nama Nde sudah masuk daftar antrian pemesanan, tetapi karena memesan warna merah maka unit datang menjadi lebih lama. Seandainya sejak pertama mengatakan tidak memilih warna, maka dalam waktu satu minggu sudah dikirim unitnya karena ada Scoopy Sporty berwarna Putih (Sporty Capital White).

Nde lalu berdiskusi dengan bundanya Aira, yang akhirnya menyetujui menerima Scoopy warna apa saja karena sudah mulai tidak sabar :D. Setelah Nde menkonfirmasi bahwa warna apapun tidak menjadi masalah, saudara Nde menjawab begitu ada kiriman ke dealer, unit bisa langsung diterima, tunggu saja satu atau dua minggu.

Sambil nunggu unit dikirim Nde pun bertanya-tanya soal inden Scoopy kepada tetangga yang juga baru membeli Scoopy. Beragam jawaban Nde terima ada yang menjawab bahwa dijanjikan satu minggu tetapi unit datang setelah tiga minggu itu juga karena ditagih terus, ada juga yang mengatakan bahwa awalnya mau mengambil warna merah tetapi diurungkan karena indent mencapai 3 bulan ๐Ÿ˜ฏ .

Iseng-iseng Nde dan bundanya Aira mengamati Scoopy lain di jalan raya, ternyata warna merah yang terbaru (inner body berwarna silver) cukup jarang. Kebanyakan adalah versi sebelumnya yaitu inner body berwarna krem dan di jalanan daerah Purwakarta lebih banyak terlihat Scoopy Sporty dibandingkan dengan Stylish. Ketika Nde bertanya ke beberapa konsumen mengapa memilih Scoopy Sporty dibanding Stylish jawabannya adalah Scoopy Stylish dianggap produk lama sedangkan Scoopy Sporty adalah produk baru ๐Ÿ˜€ . Dengan kondisi permintaan lebih sedikit sepertinya wajar apabila indent Scoopy warna merah bisa mencapai tiga bulan.

Honda Scoopy

Honda Scoopy eSP chic cream

Setelah 2 minggu berlalu (total lama indent 1 bulan) akhirnya datang juga Scoopy Stylish warna krem atau Chic Cream. Di Honda Scoopy tersebut sudah terpasang aksesoris berupa karpet & visor.

Itulah cerita dibalik indent Scoopy eSP selama 1 bulan. Selanjutnya seperti biasa akan Nde bahas review penggunaan Scoopy untuk penggunaan sehari-hari setelah menempuh jarak tertentu misalnya 1000 km, 10.000 km, pemakaian 2 tahun dan seterusnya. Bagi sobat Nde yang ingin indent Scoopy dengan cepat, mungkin bisa mempertimbangkan cara seperti Nde yaitu membeli Scoopy tanpa memilih warna ๐Ÿ˜€

Salam dari desa ๐Ÿ˜‰

Iklan

Tentang ndesoedisi

Rural's Automotive Story|Cerita Otomotif Dari Pedesaan
Pos ini dipublikasikan di Honda dan tag , , , , , . Tandai permalink.

37 Balasan ke Cerita Blogger Ndeso Kurang Pengalaman Yang Indent Scoopy eSP

  1. Mas Muslim berkata:

    Persis kaya di Pekalongan,Harga Scoopy terkatrol naik seiring banyaknya permintaan… udah gitu seperti mang Nde katakan,inden lama bener…banyakan gak sesuai keinginan warna…

    Suka

  2. DNFmagz berkata:

    Gak coba pindah deler?

    Suka

  3. ardiantoyugo berkata:

    wahahaa… galau merana… :mrgreen:
    tapi diantara matic ahm lain, si skupi ini lebih terlihat keren baik build uality maupun catnya… kalau dilihat lihat dijalanan seh… ๐Ÿ˜†

    Suka

    • ndesoedisi berkata:

      Iya memang Skupi build quality nya lumayan sampai cover knalpot juga glossy, cat juga lumayan tebel dibanding yang lain, soalnya kemarin inner bodi dibawah stang baret kegesek-gesek barang, dipoles mengkilap lagi ๐Ÿ˜

      Suka

  4. techtonime berkata:

    garaยฒ di php in dealer terus (indent dilamain, hrus kredit, ga bsa pilih warna dsb) jadi males dan g tertarik beli mobil/motor baru…

    Suka

  5. warungasep berkata:

    sebenarnya matic Honda 150cc terlaris itu adalah Honda Scoopy, bayangin saja 60ribu unit cuma 1 varian, sedangkan Beat 200ribu unit variannya banyak, ada Beat pop, beat pep, beat pup, beat pap dll wjwjwjwjwjw

    Suka

  6. masjeckcruisers berkata:

    Ngga nunggu yg velg tebel aja kang

    Suka

  7. handoyo25 berkata:

    Artikel berikut: Nasib si Pinky …………

    Suka

  8. HR.Fitriyadi berkata:

    Warna cream bukannya sdh tidak ada di daftar warna scoopy esp yang terbaru??? (diganti warna violet)
    Saya juga indent 1 bulan gak ada kabar, pindah dealer, 2 minggu kemudian (15 oktober 2016 lalu) baru datang, pilih warna hitam.

    Suka

  9. Muhammad Yudistira Ramadhan Sudarmadi berkata:

    dtangerang juuga begitu gan, ane udh nunggu sampe 1 bulang tp ga ada, ane milih yg stylish warna item, fancy black 2016

    Suka

  10. Ping balik: Masalah Klasik Honda Scoopy Dari Inden Tanpa Kepastian Hingga Susah Beli Cash | Ndesoedisi

  11. Ping balik: Beli Scoopy Cash Tapi Tak Ada Kepastian Kapan Unit Datang, Laporkan Saja Ke Customer Care AHM | Ndesoedisi

  12. sewarya berkata:

    Hahahahhahah dasar wong ndeso. Ceritane yo katrok, wong indent ae dibuat panjang lebar :). Semoga cerita pengalaman ndeso ini ga di tiru dan dijadikan pengalaman sama yang lain. Malu ta karo ndeso!!

    Kalo cari motor keluaran baru apalagi lagi banyak peminatnya pasti mesti indent. Tapi kalo sebulan, males juga! Lebih lama dari berpikir mau beli motornya… Apa salesnya kelebihan target, atau permainan kreditan biar ga cash. Wah tanda tanya juga!

    Tapi sejauh ini kalo untuk di bali belakangan ini sudah lancar, mungkin tidak untuk jenis motor honda scoopy model terbaru. Kayanya mesti indent.

    Suka

Silahkan Dikomentari

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s