Alasan Abg Modif Ban Cacing Yang Terlihat Masuk Akal

Ndesoedisi.com-saat istirahat, salah satu rekan kerja Nde bercerita bahwa anaknya yang kini remaja baru saja memodifikasi matik retro tunggangannya dengan mengganti ukuran ban standar menjadi lebih kecil dan mengganti velg standar dengan velg jari-jari berdiameter 17 inchi. Sebuah modifikasi yang lazim disebut dengan istilah Thailook atau metik ban cacing. Karena tertarik Nde pun ikut nimbrung.

Nde sangat penasaran mengapa ibu dua putra tersebut mengijinkan anaknya memodifikasi motornya padahal setahu Nde beliau termasuk ketat dalam mendidik anaknya, tanpa alasan yang logis sepertinya tidak mungkin diberi ijin melakukan modifikasi. Si Ibu mengatakan awalnya juga tidak setuju, tapi akhirnya menyerah setelah mendengarkan alasan yang diutarakan oleh anaknya.

Fu Thailook
ilustrasi Fu ban cacing

Anak tersebut beralasan dengan ban standar, teman-teman nya sering pada nebeng dan memaksa untuk boncengan bertiga atau kadang lebih.  Suatu permintaan yang susah ditolak oleh remaja seusianya. Kalau menggunakan ban cacing, dia bisa dengan gampang menolak dengan alasan kondisi motornya tidak memungkinkan untuk boncengan bertiga karena bannya kecil dan teman-temannya pun memakluminya.

Namanya anak itu pasti pinter nyari-nyari alasan, tinggal bagaimana orang tua bisa memahami persoalan sebelum memutuskan apakah memberi ijin atau tidak kepada anaknya.

Akhir kata apapun alasannya, Nde sendiri tidak mendukung penggunaan ban cacing & velg diameter 17 inchi untuk harian, sebaliknya jika digunakan untuk kompetisi Nde malah mendukung seratus persen.

salam dari desa 😉

Iklan

13 pemikiran pada “Alasan Abg Modif Ban Cacing Yang Terlihat Masuk Akal

  1. tho

    ganti saja ban naik 1 ukuran. kl mw minta bonceng bertiga jadi lebih kuat.. tapi tidak disarankan bonceng bertiga atau pake ban cacing. mending tempel stiker. yang boleh mbonceng hanya yang cantik. ngono..

    Suka

Silahkan Dikomentari

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s