Setahun Honda Beat POP eSP Menemani Aktivitas Nha

Ndesoedisi.com-tak terasa sudah satu tahun Honda Beat POP menemani keluarga. Saat ini odometer Honda Beat POP sudah hampir menunjukkan angka 12.000 atau tepatnya ada diangka 11.967 km. Seperti yang sudah Nde ceritakan di artikel sebelumnya (klik disini), Honda Beat POP ini merupakan pengganti Mio sporty lawas yang sudah kurang memadai apabila dipakai oleh Nha ke kampus.

Speedometer Honda Beat POP

Odometer Honda Beat POP setelah satu tahun

Sebenarnya Nde sudah meminta Nha untuk membuat artikel ini dan menceritakan apa saja yang dialami selama menggunakan Honda Beat POP, tetapi sepertinya Nha masih malu-malu untuk bercerita jadi ya sudah Nde saja yang bercerita :D.

Menurut pengakuan Nha, selain kekampus Honda Beat POP juga pernah digunakan untuk mengunjungi tempat-tempat yang asyik dikunjungi didaerah sekitar Purwakarta-Subang saja. Ya sebut saja Ciater, Situ Wanayasa, Curug Cijalu dsb. Yang paling jauh mungkin Desa Wisata Kampung Tajur Kecamatan Bojong yang jaraknya kurang lebih 35 km dari kota Purwakarta. Selebihnya ya tinggal dipantau saja akun medsosnya πŸ˜† .

baca juga : jalur Alternatif Cibatu-Purwakarta-Wanayasa dan Jalur Alternatif ke Ciater via Sagalaherang

Masalah konsumsi BBM tidak ada hitungan yang pasti (padahal Nde sudah menyuruh kalau mau isi BBm dicatat odometernya πŸ˜€ ). Tapi biasanya Nha mengisi BBM Pertalite sebanyak 30 ribu (4,35 liter) seminggu sekali. Jarak dari rumah kekampus sekitar 20km (PP berarti 40 km), karena Nha hanya kuliah selama 5 hari maka total jarak tempuh sekitar 200km, dan konsumsi BBM adalah 200 km dibagi 4,35 liter hasilnya adalah 45,97 km/liter.

Wah boros dong ? Mau dibilang boros juga silahkan mengingat dari rumah ke kampus sangat jarang ketemu dengan kemacetan, tapi perhitungan konsumsi BBM tadi belum memasukkan penggunaan jarak dekat seperti misalnya ke pasar kan lumayan tuh jaraknya 7 km PP. Gaya berkendara Nha seperti rata-rata abg membawa metik, yaitu gas pol rem pol, jelas sangat berpengaruh terhadap konsumsi BBM πŸ˜€ .

Honda Beat POP eSP 2015

penampakan Honda Beat POP eSP 2015 milik Nha

Untuk bodi dan cat, Nde akui memang cat di metik buatan AHM ini sangat tipis dan sangat mudah tergores termasuk menggunakan kuku, tapi setelah setahun masih bagus dan belum mengeluarkan irama perkusi, mungkin karena rajin dicuci, jarang dijemur dibawah sinar matahari langsung, dan mungkin juga karena yang bawanya cewek sehingga benar-benar menghindari/pelan-pelan di jalan yang jelek. Berbeda dengan Nde yang seringnya main libas saja sehingga dalam waktu kurang dari setahun sudah mendapat bonus irama perkusi dari bodi motor Revo πŸ˜†

Soal handling Nha merasa sudah cocok dengan kelincahan Honda Beat POP eSP. Suspensi dan jok Honda Beat POP yang empuk juga cukup membuat nyaman. Berbeda dengan sang adik yang merasa cocok dengan Beat POP, sang kakak atau Bundanya Aira ketika mengendarai Honda Beat POP justru merasa terlalu ringan. Jok empuk ditambah tinggi jok hanya 73,5 cm ternyata membuat mblesek atau tenggelam karena saat ini Bunda Aira sedang mengandung jadi otomatis berat badannya pun bertambah. Menurut Nde wajar karena Bundanya Aira terbiasa mengendarai Vario yang bobotnya lebih berat :D.

baca juga : Review Honda Beat POP eSP didaerah pedesaan dan Review Honda Beat eSP di daerah Perbukitan.

Pengalaman lain buat Nha tentu saja belajar mengurus segala keperluan motor itu sendiri, mulai dari membayar pajak, service di bengkel dan tentu saja mencuci motor sendiri. Kalau misalnya Nha malas-malasan ya tinggal diomong : nama yang tertulis di STNK kan nama Nha, jadi bisa dibilang motor itu punya Nha, makanya semua urusan jadi tanggung jawab Nha πŸ˜€ .

Baca juga: Helm, SIM dan Motor Untuk Nha

Nah mungkin itu saja yang bisa Nde ceritakan, soalnya Nde sendiri jarang menggunakan Beat POP eSP tersebut jadi tidak terlalu paham dengan kondisi motor tersebut. Nha sendiri yang sering menggunakan motor tersebut ternyata masih malu-malu untuk menceritakan pengalamannya di artikel ini. Kalau engga percaya, tanya aja sama orang di foto berikut ini πŸ˜€

pemilik Honda Beat POPnya numpang narsis :-)

numpang narsis ya kaka πŸ˜‰

Salam dari desa πŸ˜‰

Iklan

Tentang ndesoedisi

Rural's Automotive Story|Cerita Otomotif Dari Pedesaan
Pos ini dipublikasikan di Honda dan tag , , , , , . Tandai permalink.

33 Balasan ke Setahun Honda Beat POP eSP Menemani Aktivitas Nha

  1. monkeymotoblog berkata:

    Jos, iritan Honda Win

    Suka

  2. are wege berkata:

    Woww, coba compare sm scoopy fi

    Suka

  3. Wahhh berkata:

    Buka ig ternyata akang jadi artis ig kang

    Suka

  4. handoyo25 berkata:

    Selamat menyambut momongan yg kedua, semoga semuanya sehat walafiat πŸ™‚
    #salah_fokus

    Suka

  5. Ping balik: Ada Yang Bikin Meme Ndesoedisi Punya Ninfi, Bensin Habis Minta Sama Emak | Ndesoedisi

  6. Ping balik: Honda Scoopy eSP Siap Menggantikan Tugas Si Pinky Vario 125 | Ndesoedisi

  7. Ping balik: Setahun Honda Beat Pop, Kabel Speedometer Putus | Ndesoedisi

  8. Maghfur berkata:

    Untuk beat pop gk nyampe 30 rb gan bensinnya, pling 21an rb dah penuh .. dan untuk kabel speedo putus di km 13000 an..

    Suka

  9. Ping balik: Review Fastron Techno Hijau 10W-40 Di Honda Beat Pop, Awas Lupa Diri | Ndesoedisi

  10. Ping balik: Impresi Awal Suzuki Address 110 | Ndesoedisi

  11. Ping balik: 21.000 km Bersama Honda Beat Pop | Ndesoedisi

Silahkan Dikomentari

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s