Otak-Atik Gathuk (70) Balapan Paling Populer Di Indonesia, MotoGP Pun Kalah

Artikel “Otak-Atik Gathuk” adalah artikel yang berisi analisa suatu permasalahan dengan menggunakan prinsip mencocokkan segala sesuatu agar terlihat saling berhubungan. Artikel OAG ini merupakan salah satu bentuk humor otomotif. Sebagai sumber rujukan digunakanlah wangsit yang didapat oleh Mbah Mbuh Sapa. Oleh sebab itu, apabila ada nama, tempat, waktu atau kejadian yang sama merupakan suatu ketidaksengajaan yang dibuat secara sengaja yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya😎

ilustrasi

ilustrasi MotoGP

Bagi para pecinta balapan motor, MotoGP bisa disebut sebagai balapan dengan kasta tertinggi dan sangat diminati diseluruh dunia. Tapi menurut Mbah Mbuh Sapa, ada balapan lain yang jauh lebih diminati oleh pengendara motor di Indonesia. Bahkan saking diminatinya, balapan bisa digelar setiap hari dan dalam sehari bisa diadakan berkali-kali, jadi bisa dibilang MotoGP tidak ada apa-apanya. Penasaran apa balapan yang dimaksud ? Mari kita dipelototi bersama-sama 😆

MMS : Menurut kamu apa balapan motor paling populer & disukai di Indonesia ?

Nde : ya MotoGP mbah

MMS : salah

Nde : masa salah Mbah ? MotoGP itu kan paling populer ga cuma di Indonesia, tapi seluruh dunia

MMS : ada balapan lain di Indonesia yang lebih diminati dibanding MotoGP loh

Nde : masa sie Mbah ? balapan apa tuh ?

MMS : namanya road race kelas FFA alias Free For All

Nde : ah kalo itu sie biasa aja Mbah, namanya road race ya peminatnya pasti ga akan sebanyak MotoGP

MMS : eh ini bukan road race kelas FFA yang biasa digelar secara resmi di Indonesia

Nde :  terus apa dong ?

MMS : jadi menurut wangsit yang Mbah terima :

Road race Free For All itu artinya balapan bebas yang diadakan di jalan raya. Maksud bebas disini benar-benar bebas tidak ada aturan yang mengikat baik itu kubikasi, jenis motor, jenis kelamin pengendaranya, bahkan yang lebih parah balapan ini tidak ada panitianya, tidak ada hadiahnya, tidak ada  pokoknya benar-benar bebas.

Nde : mana ada balapan seperti itu Mbah, dimana-mana yang namanya balapan pasti ada penyelenggaranya dan ada aturannya 😆

MMS : coba kamu perhatikan para pengendara yang lewat di jalan raya setiap pagi, siang, sore bahkan malam hari, ada ga yang ngebut seperti balapan ?

Nde : kalo yang ngebut ya pasti banyak Mbah, tapi kan bukan balapan, cuma orang melintas aja

MMS : kalo pengendara motor saling adu kecepatan di jalan raya kan bisa dibilang balapan. Benar ga ?

Nde : iya Mbah, tapi itu kan biasa, terus apa uniknya ?

MMS : oh ada banyak sekali keunikannya, coba kamu perhatikan :

  • Balapan digelar atau bisa terjadi kapan saja & dimana saja dan tidak perlu penyelenggara
  • Siapa saja boleh ikut dari motor 100cc hingga moge pun boleh, kadang malah motor vs mobil, motor vs bus malam dsb
  • Kubikasi besar belum tentu menang, bisa saja Moge dikepretin sama metik 110cc karena macet
  • Antar peserta kebanyakan tidak saling mengenal, balapan bisa tiba-tiba terjadi hanya karena tidak terima disalip pengendara lain, atau hal sepele lainnya
  • Juaranya tidak mendapat hadiah dan tidak akan diliput oleh media massa, paling banter hanya akan muncul di FB itu juga status bikin sendiri, bisa aja masuk media massa tapi biasanya kalo terjadi kecelakaan, unik kan balapan taruhannya nyawa tapi ga ada hadiahnya.
  • Pesertanya bisa pria, wanita, anak-anak, emak-emak, bapak-bapak atau siapapun bisa
  • Tensi balapan akan meningkat pada jam-jam sibuk seperti berangkat dan pulang kerja
  • Silahkan tambahkan sendiri 😆

MMS : itulah balapan yang paling populer di Indonesia, unik bukan ? Dan Mbah yakin kamu pasti salah satunya, atau minimal pernah ikutan. hayo ngaku aja 😆

Nde : iya Mbah, tumben kali ini kok Mbah bener omongannya ya ? 😆

MMS : loh biasanya juga bener, kamu aja yang ga paham 😆

Nah itulah balapan yang menurut Mbah Mbuh Sapa paling diminati di Indonesia, memang kalau dipikir-pikir omongan Mbah Mbuh Sapa ada benarnya,

hanya karena ego & gengsi ga mau disalip, hanya karena ingin menunjukkan motornya kencang, hanya ingin disebut jagoan, alasan mengejar waktu, dan beribu-ribu alasan pembenaran lainnya, haruskah kita menjadi pembalap dadakan tanpa hadiah apa-apa di jalan raya dengan mempertaruhkan nyawa kita ?

 

salam dari desa 😉

Iklan

Tentang ndesoedisi

Rural's Automotive Story|Cerita Otomotif Dari Pedesaan
Pos ini dipublikasikan di Otak-Atik Gathuk dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

20 Balasan ke Otak-Atik Gathuk (70) Balapan Paling Populer Di Indonesia, MotoGP Pun Kalah

  1. warungasep berkata:

    Hmmm si Mbah pasti can dahar sangu wjwjwjw

    Suka

  2. techtonime berkata:

    ane nih… alasannya sederhana, nggak mau liat motor sein kanan belok kiri sma jalan lurus tpi zig zag

    Suka

  3. ardiantoyugo berkata:

    seru balapan anatar bis malam…

    Suka

  4. motorideweb berkata:

    betul juga he he

    Suka

  5. Bedul berkata:

    si Mbah emang edun terawanganna,josssss

    Suka

  6. arianr berkata:

    Jaman enomaku biyen, gaweane balap liar. go wangun wangun :v

    Suka

Silahkan Dikomentari

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s