(Modifikasi) Memasang Blok Kopling Manual New Blade Di Revo 110

Ndesoedisi.com-masih ingat artikel Mang Jejen Macantua yang berjudul demi undangan touring All New Supra GTR 150, motor pun dimodifikasi manual clutch (artikel disini) ? Kali ini Nde akan membahas proses pemasangan kopling manual di Honda Absolute Revo 110 tersebut.

Revo 110 Kopling manual

Kopling Manual Revo 110 menggunakan blok New Blade

Untuk pilihan modifikasi kopling manual pada motor bebek umumnya menggunakan beberapa cara, yaitu :

  • Menggunakan kopling tempel / kopling tabung. Kelebihannya biaya lebih murah (satu set sekitar 150ribu ) & praktis karena blok mesin tidak perlu dibobok. Kelemahannya footstep standar harus dicopot dan diganti footstep racing (bahasa bengkelnya underbone 😀 ) karena mentok ke tabung kopling tempel, harus membuat dudukan untuk tabungnya, dan yang terakhir kopling tempel bersifat musiman sehingga tidak selalu tersedia toko sparepart menyediakan.
  • Menggunakan blok mesin yang sudah dimodif. Kelebihannya tinggal pasang (dengan sedikit penyesuaian pastinya), dan tampilan lebih rapi, sedangkan kelemahannya tentu saja harganya lebih mahal dibanding kopling tabung (satu set sekitar 350 ribu).

Ternyata blok kopling untuk Honda Revo di daerah Nde pun cukup langka karena jarang pemilik Honda Revo 110 yang memodifikasi motornya menggunakan kopling manual. Sebagai alternatif bisa menggunakan blok kopling New Honda Blade yang didaerah Nde dihargai 370 ribu rupiah. Menurut penjualnya blok mesin New Honda Blade bisa dipasang di Honda Absolute Revo karena dudukan baut nya sama, dan mekanik di bengkel tersebut pun mengiyakan.

1 set blok kopling lengkap dengan handle kopling, kabel dihargai 370 ribu rupiah.

Selain 1 set blok kopling, jangan lupa membeli paking dan seal kick starter (apabila di blok kopling tidak ada) karena biasanya paking bawaan akan rusak apabila blok mesin dibongkar. Seal kick starter ini digunakan untuk mencegah oli bocor melalui lubang kick starter. Nde menyarankan membeli baru daripada repot mencopot seal dari blok mesin bawaan toh harganya juga murah. Untuk oli bisa diganti baru atau tidak tergantung sikon.

Setelah peralatan dibeli, maka mesin pun dibongkar. Kondisi jeroan mesin Revo milik Nde sudah pernah Nde bahas di artikel review 1 tahun penggunaan HDEO Meditran SX di Honda Absolute Revo.

kelebihan oli HDEO

jeroan Revo menggunakan oli Meditran SX

Setelah dibongkar, isi kopling sentrifugal dicopot dan dimatikan dengan cara dilas. Ada juga yang menyarankan cukup diganjal/dibaut  agar tidak merusak mangkok sentrifugalnya. Nde sendiri memilih mengelas mangkok sentrifugal tersebut agar lebih kuat. Apabila ingin dikembalikan ke standar maka mangkok sentrifugal bisa digerinda atau ganti yang baru 😆

Selesai ngelas dan pekerjaan lain, waktunya memasang blok kopling tersebut. Dan masalah pun timbul ternyata meskipun posisi baut sama, ternyata blok tidak bisa terpasang dengan sempurna masih menyisakan jarak sekitar 2mm.

Setelah dicari-cari ternyata penyebabnya adalah dowel pin atau bos sambungan blok mesin Revo 110 lebih panjang sehingga. Akhirnya dowel pin tersebut digerinda agar bisa klop dengan blok New Honda Blade. Dan selesai lah pekerjaan memodifikasi Honda revo dengan kopling manual. Saat dicoba kopling manual pun bekerja dengan baik.

ilustrasi Dowel Pin (pic: Otomotifnet.com)

ilustrasi Dowel Pin (pic: Otomotifnet.com)

Setelah beberapa hari digunakan, timbul masalah baru yaitu terdengar suara klotok-klotok dari area mesin sebelah kanan ketika tuas kopling ditarik. Wah jangan-jangan kena virus klotok-klotok seperti mesin 150cc neh 😆

Setelah dibongkar lagi, ternyata masalahnya adalah batang tuas yang menekan kopling longgar sehingga menghasilkan bunyi klotok-klotok. Solusinya batang tuas tersebut diganti dengan besi baru yang ukurannya lebih besar sehingga rapat dengan dudukannya. Suara klotok-klotok pun hilang.

Masalah lain yang timbul adalah karena setelan terlalu kencang membuat kabel kopling menjadi gampang memuai dan Nde harus sering-sering menyetel kopling sampai akhirnya setelan pun mentok. Solusinya tuas kopling yang diatas blok mesin digeser beberapa mata hasilnya selain jarang menyetel kopling, tuas kopling pun terasa lebih ringan.

Nah itulah cerita keisengan Nde memasang kopling manual di Honda revo 110 menggunakan blok kopling New Honda Blade, kalau ditanya ngapain sie pasang kopling manual di Honda Revo ? Yah namanya juga iseng kan lumayan bisa jadi salah satu artikel di blog ini, ya engga ?

salam dari desa 😉

Iklan

Tentang ndesoedisi

Rural's Automotive Story|Cerita Otomotif Dari Pedesaan
Pos ini dipublikasikan di modifikasi dan tag , , , , , . Tandai permalink.

16 Balasan ke (Modifikasi) Memasang Blok Kopling Manual New Blade Di Revo 110

  1. mbah_anom berkata:

    tinggak tunggu oenggunaan Kenalpot yonk jaya, underbound warna gold, dan ban racing spek 😀

    Suka

  2. fiesta7 berkata:

    Pemirsa.. Niatnya pasang kopling manual pak dosen ini buat ikutan balapan liar. Maklum masa tua kurang bahagia. Ekekekekekekekkekekeekkekekekek

    *kabooorr

    Suka

  3. Pjh.encr berkata:

    Hasilnya gimana om, tambah pegel ndak?? 😁

    Suka

  4. aulia aziz sumantri berkata:

    Gan,revo saya ganti bak kopling + house kanvas kopling per 6 yang punya sys,ketika pas udah clear pas jalan ko masih selip ya.?
    Jadi pas masuk gigi 1 lepas kopling engga mau gentak, trus ketika gigi 2 gas full motor ngaung (suara doang jalan kaga) maunya di kendorin dulu gasnya baru ga ngaung, bgtu pun juga pas oper gigi..
    Kira” kenapa ya.? 5 hari bongkar pasang masih gitu juga..

    Suka

    • Alvian Irsyad berkata:

      saya juga pake SYS full set dan mngalami hal yg serupa bro..

      ternyata stut pendorong bawaan SYS kepanjangan dikit, jadi dalam keadaan bebas koplingnya masih nekan…

      Trus stut pendorongnya saya papas sktr 1,5mm, alhamdulillah normal lagi bro…

      Suka

  5. Alvian Irsyad berkata:

    saya juga pake SYS full set dan mngalami hal yg serupa bro..

    ternyata stut pendorong bawaan SYS kepanjangan dikit, jadi dalam keadaan bebas koplingnya masih nekan…

    Trus stut pendorongnya saya papas sktr 1,5mm, alhamdulillah normal lagi bro…

    Suka

  6. Ping balik: 5 Tahun Bersama Si Nyoi Honda Absolute Revo 110 | Ndesoedisi

Silahkan Dikomentari

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s