Ndeso Edisi, Pandangan Tentang Pertamax

Ndesoedisi.com-melanjutkan artikel tentang ndeso edisi, sebuah artikel ulasan dunia otomotif roda dua di daerah pedesaan mulai dari kebiasaan hingga mitos dan fakta yang ada terutama di daerah sekitar Nde yaitu Purwakarta-Subang dan Karawang, jadi mohon dimaklumi apabila cerita ndeso edisi ini berbeda dengan yang ada didaerah lain. Nde berharap artikel Ndeso edisi ini bisa dijadikan sebagai bacaan alternatif.

header ndesoedisi - Copy

Bagi orang desa harga BBM selain Premium dianggap terlalu mahal. Rata-rata orang desa tidak terlalu fokus terhadap berita turunnya harga BBM selain premium dan solar, sehingga yang ada di benak orang desa, harga Pertamax itu mahal karena sudah terbiasa membeli BBM jenis premium. Karena saat ini sudah ada BBM jenis Pertalite ditambah lagi di Pertamini & bensin eceran sudah tidak boleh menjual Premium maka mau tidak mau orang desa mulai dipaksa untuk menggunakan Pertalite.

logo Pertamax
logo Pertamax (pic: google)

Ternyata selain masalah harga, ada alasan lain mengapa orang desa belum mau menggunakan Pertamax yaitu kepercayaan bahwa menggunakan Pertamax itu membuat mesin menjadi lebih panas, dan akan membuat knalpot menjadi cepat keropos.

Kepercayaan seperti itu sudah sangat mengakar karena banyak mekanik bengkel yang mengatakan seperti itu. Bahkan salah satu mekanik di AHASS juga mengatakan seperti itu ketika Bunda Aira sedang servis Si Pinky Vario 125, Nde sendiri sie cuma senyum-senyum aja mendengar hal seperti itu 😆

Maka tidak aneh apabila ada orang desa yang lebih memilih membeli Pertalite di Pertamini ketika Premium di SPBU kosong, daripada harus membeli Pertamax. Padahal harga Pertalite di Pertamini lebih mahal dibandingkan dengan Pertamax 😆

Sebagian anak-anak muda dan abg memang ada yang menggunakan Pertamax tetapi biasanya anak muda yang sudah punya penghasilan sendiri. Sedangkan abg membeli Pertamax biasanya ketika mempunyai uang lebih itu pun kadang-kadang masih dioplos antara Premium dengan Pertamax 😀

Itulah artikel Ndeso Edisi yang menceritakan tentang pandangan masyarakat desa terhadap Pertamax. Nantikan artikel-artikel otomotif yang unik dan menarik khas orang desa di artikel Ndeso Edisi lainnya ya:-)

salam dari desa;)

Iklan

13 pemikiran pada “Ndeso Edisi, Pandangan Tentang Pertamax

  1. Selamat

    Klo di Surabaya, mitos ttng mesin jd panas masih ada, dan ada juga mitos ttg tangki bensin menjadi keropos klo pake pertamax.
    Klo ttng mesin jd panas, masih masuk akal, karena dgn pertamax pembakaran di mesin menjadi lbh sempurna, sehingga mesin jd lebih panas.
    Klo soal tangki bensin menjadi keropos, ane gagal paham ttg hal ini.

    Suka

Silahkan Dikomentari

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s