Pengalaman Mengambil Gadai Motor Suzuki Skywave

Ndesoedisi.com-melanjutkan artikel sebelumnya tentang gonta-ganti motor dengan dana pas-pasan, Nde akan menceritakan pengalaman keluarga mengambil gadaian motor Suzuki Skywave 125 pada tahun 2010. Nde sendiri sudah berusaha mencari foto-foto Skywave gadaian tersebut, tetapi tidak ketemu, rupanya semua foto disimpan di hardisk laptop yang rusak 😥 eh akhirnya ketemu juga 😀

Suzuki Skywave 125

Berawal dari keinginan memiliki motor metik tetapi dananya kurang, akhirnya keluarga Nde memutuskan untuk mencoba gadai motor. Yang dicari jelas metik yang berukuran kecil seperti Mio, Beat atau pun Spin 125, tetapi setelah mencari-cari hanya ketemu Suzuki Skywave 125. Waktu itu Nde sekeluarga memang tidak langsung bertemu dengan orang yang menggadaikan, tetapi melalui perantara tetangga Nde.

Menurut informasi motor tersebut adalah milik seorang karyawan sebuah perusahaan pembiayaan /leasing (bukan tarikan). Setelah diskusi akhirnya keluarga Nde setuju mengambil motor tersebut karena butuh kendaraan. Disepakati gadai 3 juta rupiah selama 6 bulan. Setelah motor diterima akhirnya digunakan oleh keluarga Nde untuk aktivitas sehari-hari.

Awalnya selama beberapa bulan pertama keluarga Nde masih berhubungan lewat sms & telepon dengan orang yang menggadaikan motor tersebut. Tetapi menjelang 6 bulan atau batas penebusan motor, orang yang menggadaikan motor mulai tidak bisa dihubungi karena ganti nomor, meskipun masih bisa dihubungi lewat tetangga Nde yang menjadi perantara.

Masalah yang timbul adalah pada awal tahun 2011 pajak Skywave tersebut harus diperpanjang. Ketika disampaikan kepada pemilik motor tersebut, pemilik motor mengatakan bahwa tidak masalah meskipun tidak diperpanjang.

Keluarga Nde akhirnya meminta agar Skywave 125 tersebut ditebus, karena selain sudah melebihi batas waktu perjanjian gadai, Nde sendiri juga kurang nyaman apabila menggunakan kendaraan yang pajaknya tidak diperpanjang (tau sendiri kan kenapa 😆 )

Rupanya pemilik Skywave tersebut tidak kunjung menebus motor dan terkesan menghindar. Karena Nde sekeluarga sedang membutuhkan uang (pada waktu itu Nde mengganggur dan Bunda Aira sedang mengandung Aira 7 bulan sekaligus menyelesaikan kuliahnya), akhirnya melalui bantuan tetangga yang menjadi perantara, Nde berhasil bertemu orang yang menggadaikan motor tersebut.

Pada saat bertemu untuk mengambil tebusan, pemilik motor bercerita kalau dua bulan sebelumnya mengalami kecelakaan & sedang butuh biaya untuk berobat, sehingga meminta waktu untuk membayar tebusan 2 juta dulu dan sisanya 1 juta akan dibayarkan satu minggu kemudian (tapi nyatanya sampai sekarang belum dibayar 😆 ). Setelah serah terima motor & uang tebusan, motor itu langsung dibawa lagi oleh orang lain.

Dari situlah Nde sekeluarga mendapat pengalaman tentang gadai motor.  Pengalaman seperti Nde juga banyak dialami oleh orang lain bahkan banyak yang lebih parah seperti motor gadai ditarik leasing dan uang tebusan tidak dibayar, motor gadai digadaikan lagi ke orang orang lain ketika pulang kondisinya sudah rusak parah, bahkan ada yang lebih parah yaitu motor yang digadaikan adalah hasil kejahatan dan akhirnya diambil oleh Polisi.

Akhir kata berhati-hatilah sebelum membeli atau menggadai kendaraan, periksa semuanya agar tidak menyesal dikemudian hari.

salam dari desa 😉

Iklan

27 pemikiran pada “Pengalaman Mengambil Gadai Motor Suzuki Skywave

  1. masih bagus nde ketemu dg “nasabah” yg “dikenal” (meski lewat perantara), hal2 spt inikan sebenarnya yg jadi dilema pihak bank/leasing/pegadaian sebelum menyetujui aplikasi kredit/gadai kepada nasabah: “bagaimana memastikan bahwa calon nasabah ini bisa dipercaya?”

    Suka

      1. surveyor adalah “pihak ketiga” yg ditunjuk leasing/bank, tujuannya agar hasil penilaiannya obyektif. namun kenyataannya surveyor ini sering diintervensi oleh pihak sales, tujuannya agar hasil penilaian thd calon nasabah adalah bagus, aplikasi kredit disetujui, dan target sales mereka tercapai

        Suka

  2. crosser

    setauku cuma seleb aja macam deddy dll yg punya haters?
    la ini bukan seleb ngaku2 punya haters
    emang sapa vw? cm blogger gembel masa punya haters?
    gayanya aja mcm crosser nangkring di matic trail
    crosser banci tu mah
    crosser cewe2 triangel aja pake SE bro.
    muka gedek gk punya malu… u..wis uwis

    Suka

      1. crossser

        yg punya rumah gk brani buka pintu ketakutan kali ya? makanya gua cari di mari
        tu di atas ada bekas dia ngecrot jejaknya tukang coli menjijikan wuekkk muntah gua

        Suka

  3. Ping-balik: Memori Suka Duka Bersama Suzuki Skywave 125 | Ndesoedisi

  4. Ping-balik: Akhirnya Kesampaian Juga Memiliki Suzuki Address 110 | Ndesoedisi

Silahkan Dikomentari

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s