Mencoba Praktek Safety Riding, Apa Saja Kesulitannya ?

Ndesoedisi.com-pada hari Sabtu tanggal 9 April 2016 kemarin, Nde mendapat undangan dari Daya Adicipta Motora (DAM) selaku Main Dealer Motor Honda Jawa Barat untuk melihat acara latihan dan babak penyisihan Honda Safety Riding Competition Regional Jawa Barat  2016.

Honda Safety Riding Competition

Peserta Safety Riding tengah bersiap

Pada hari itu juga Nde yang datang bersama Mang Jejen macantua & Mang Gilar menyusurijalan juga berkesempatan untuk ikut praktek dalam acara tersebut. Ternyata mencoba praktek safety riding tidak lah semudah seperti apa yang dilihat loh. Nah, seperti apa kesulitan yang dialami oleh Nde yang baru pertama kali mencoba ? Mari kita simak bersama-sama 🙂

  • Kebiasaan

Kebiasaan dalam berkendara merupakan suatu hal yang paling sulit dalam praktek safety riding. Dalam kompetisi safety riding, peserta diharuskan hanya menggunakan rem belakang ketika sedang berkendara. Kedua rem digunakan ketika posisi berhenti total. Ketika mengerem juga harus menggunakan 4 jari. Sebelum jalan juga diwajibkan untuk menoleh ke kanan untuk memastikan kondisi lalu lintas dari arah belakang. Dan masih banyak aturan-aturan yang kemungkinan besar akan berbeda dengan kebiasaan kita dalam riding sehari-hari.

Honda Safety Riding Competition

contoh pengereman yang benar

Sementara itu, selama ini Nde berkendara dengan kebiasaan menggunakan rem depan dengan porsi yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan porsi rem belakang. Mengoperasikan rem depan juga biasanya hanya menggunakan 2 jari 😀

  • Konsentrasi & Fokus

Dalam setiap kompetisi riding slalom course, jalur yang harus dilewati pasti berubah-rubah. Untuk itu, peserta safety riding harus menghafal jalur yang telah disediakan oleh panitia. Ada petunjuk menggunakan coretan di aspal maupun cones yang harus diikuti oleh peserta apakah melewati bagian dalam atau bagian luar dari cones tersebut.

Honda Safety Riding Competition

cones yang posisinya tidur merupakan petunjuk

Kebayang kan harus menghafal jalur yang harus dilintasi, mengingat beberapa peraturan dasar safety riding dan tidak lupa melakukan semua hal itu dengan cepat. Ketika mencoba Nde beberapa kali keluar jalur karena salah membaca tanda, dan ketika sudah benar eh ternyata masih kurang cepat 😆

  • Jangan Ragu-ragu

Mencoba tes keseimbangan atau narrow plank juga tidaklah semudah seperti yang dilihat karena selain masalah kebiasaan menggunakan rem, waktu tempuh juga dihitung yaitu harus lebih lambat dari 20 detik. Jika ragu-ragu ketika melewati narrow plank dijamin kendaraan akan terjatuh dari papan lintasan.

Honda Safety Riding Competition

tes keseimbangan di atas narrow plank

Pertama kali mencoba tes diatas narrow plank, Nde gagal, setelah mencoba lagi bisa tidak jatuh dari papan tetapi catatan waktunya masih terlalu cepat.

Diperlukan latihan secara intensif untuk bisa menguasai semua teori dan praktek tentang safety riding. Jadi jangan meremehkan skill para peserta safety riding ya.

salam dari desa 😉

Foto-foto acara latihan & babak penyisihan Honda Safety Riding Competition Regional Jawa Barat  2016.

Iklan

Tentang ndesoedisi

Rural's Automotive Story|Cerita Otomotif Dari Pedesaan
Pos ini dipublikasikan di Honda dan tag , , , , , . Tandai permalink.

20 Balasan ke Mencoba Praktek Safety Riding, Apa Saja Kesulitannya ?

  1. ardiantoyugo berkata:

    Noleh ke kanan untuk konfirmasi keamanan… Kok jadi inget ujian praktek Sim C… :mrgreen:

    Suka

  2. Ferboes berkata:

    Sedikit banyak itu gaya berkendara saya 😎😎😎
    https://ferboes.com/2016/04/14/inspirasi-pancuran-bambu-unik/

    Suka

  3. handoyo25 berkata:

    Saya malah berpikir, hal kayak gini harusnya dijadikan TRAINING (pelatihan) wajib utk mendapatkan SIM C, cukup ikut training saja dan bukan semacam harus lulus ujian.
    Karena kalo jadi syarat dg lulus ujian (kayak ujian tulis yg sekarang) cuma jadi bahan percaloan.

    Suka

Silahkan Dikomentari

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s