Si Pinky Yang Tidak (Lagi) Berwarna Pink

Ndesoedisi.com-apa kabar sobat semua ? Setelah berhari-hari disibukkan oleh hal-hal di kehidupan nyata & Nde juga sedikit kehilangan mood untuk ngeblog, rasanya senang bisa kembali membuat artikel di blog ini. Untuk memulainya Nde buat sebuah artikel ringan saja tentang si Pinky Vario 125 milik Nde (beneran punya Nde, bukan pinjaman ATPM πŸ˜† ).

Si Pinky Vario 125 ketika mudik

Si Pinky Vario 125 ketika mudik 2014

Si Pinky alias Vario 125 lawas saat ini sudah menempuh jarak lebih dari 23.000 km dan telahΒ menemani keluarga Nde selama 2 tahun lebih. Si Pinky ini lebih Nde andalkan untuk acara-acara yang sifatnya santai seperti mudik ke Cilacap, menghadiri Ultah & Kopdar Akbar Dgujubar di Bogor ataupun sekedar jalan-jalan ke daerah sekitar Purwakarta, Wanayasa, Cirata dan sebagainya. Berbeda dengan Si Nyoi R11-ABS yang khusus digunakan untuk mencari nafkah πŸ˜€

Kondisi Si Pinky juga masih dibiarkan standar, hanya filter udara diganti Ferrox & oli mesin menggunakan PCMO yaitu Pertamina Fastron Techno.

Sejak awal, seluruh bodi Vario 125 sengaja ditutup stiker transparan berwarna pink sehingga panggilannya pun menjadi Si Pinky, tujuannya agar tampil beda & untuk melindungi cat bodi yang aslinya.

Tetapi karena saat ini banyak bagian yang terkelupas termasuk bekas jatuh ketika digunakan oleh adik Nde (baca artikel kecelakaan, diantara konsentrasi, jalan jelek & mistis), sehingga terlihat kurang rapi. Selain itu, neneknya Aira juga menyarankan bahwa sebaiknya tampilan dikembalikan ke aslinya setelah jatuh (masih mending cuma disuruh copot stiker daripada ganti motor #eh πŸ˜† )

goresan pada bodi si Pinky Vario 125

goresan pada bodi si Pinky Vario 125

Akhirnya Nde mencopot semua stiker yang menempel di bodi Si Pinky tersebut. Untuk menghilangkan bekas lem yang masih menempel, Nde menggunakan tissu basah meskipun prosesnya terbilang cukup lama.

Vario 125 lawas

warna Si Pinky kembali ke semula yaitu RWB

Setelah Si Pinky Vario 125 kembali ke warna aslinya yaitu putih strip biru & merah (atau lebih dikenal dengan RWB) rupanya banyak orang yang merasa pangling, dan bertanya apakah Nde membeli motor yang baru. Hal itu wajar karena kondisi bodi asli masih cukup bagus & mengkilap seperti baru karena selama ini tertutup oleh stiker :mrgreen:

Jadi sama seperti pemiliknya yang “mengaku” sebagai FBY tetapi tidak mempunyai motor Yamaha & malah kepengin Fu injeksi atau Z125 (nah bingung kan ? πŸ˜† ), Si Pinky pun kini tidak lagi berwarna Pink πŸ˜†

salam dari desa πŸ˜‰

Iklan

Tentang ndesoedisi

Rural's Automotive Story|Cerita Otomotif Dari Pedesaan
Pos ini dipublikasikan di Honda dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

35 Balasan ke Si Pinky Yang Tidak (Lagi) Berwarna Pink

  1. macantua.com berkata:

    Rek dijual. Hahhahahaha

    Suka

  2. lamik gemini berkata:

    jadi si whity ya kang.. hehee

    Suka

  3. enoanderson berkata:

    Sudah, D-Trek atau Satria Injeksi aja mang…. #Racun

    Suka

  4. jildhuz berkata:

    Kirain karena luntur om, ternyata karena nyopot stiker
    Kaboorrr
    https://jildhuz.wordpress.com/2016/03/12/penipuan-pin-konveksi/

    Suka

  5. Rizki Pratama berkata:

    Namanya bukan pinky lagi dong. Ganti nama dong, terus makan-makan. Jangan lupa ajak saya

    Suka

  6. Ping balik: Ganti Air Radiator Vario 125 Dengan Pertamina Coolant | Ndesoedisi

  7. Ping balik: Ingat Semua Nopol Kendaraan Kantor Tapi Lupa Nopol Kendaraan Sendiri Hahahahaaa | Ndesoedisi

  8. Ping balik: Honda Scoopy eSP Siap Menggantikan Tugas Si Pinky Vario 125 | Ndesoedisi

Silahkan Dikomentari

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s