Honda Beat POP Terpilih Sebagai Pengganti Si Jamil Mio Sporty

Ndesoedisi.com-melanjutkan artikel sebelumnya tentang Si Jamil Mio Sporty yang sudah memasuki masa pensiun, maka Nde sekeluarga segera berunding, kira-kira motor apa saja yang pantas untuk dijadikan pengganti si Jamil.

Si Jamil Mio Sporty 2007
Si Jamil Mio Sporty 2007

Sebenarnya spesifikasi untuk pengganti Si Jamil juga tidaklah terlalu muluk-muluk karena nantinya akan difungsikan seperti si Jamil. Salah satu syarat yang penting adalah bodinya yang kecil dan jok rendah mengingat keluarga Nde makhluknya imut semua kecuali bapak mertua :D. Dari beberapa jenis motor akhirnya didapatย calon motor yang dianggap sesuai dengan kriteria antara lain:

  • Mio M3 125
  • Beat Sporty eSP
  • Beat POP eSP
  • Scoopy eSP
  • Sonic 150 R

Dari hasil berunding dengan seluruh keluarga hasilnya adalah sebagai berikut :

  • Mio M3 125 dicoret karena desain bodi yang tajam kurang disukai, disisi lain bapak & ibu mertua kapok dengan kasus velg geol pada si Jamil (wah PR khusus neh buat Yamaha ๐Ÿ˜† )
  • Beat Sporty eSP dicoret karena terlalu mainstream (maklum motor dua juta umat ๐Ÿ˜† ) keluarga ingin motor yang tidak terlalu banyak penggunanya terutama di lingkungan sekitar ๐Ÿ˜†
  • Scoopy eSP dicoret karena sudah mulai mainstream (didesa Nde banyak yang punya Scoopy ๐Ÿ˜† ) selain itu pembelian Scoopy terkenal agak sulit karena harus inden kecuali kredit.
  • Sonic 150 R dicoret karena Nde kalah voting ๐Ÿ˜†

Setelah berunding akhirnya pilihan jatuh kepada Honda Beat POP eSP dengan alasan sebagai berikut :

  • Dimensi kecil, jok cukup rendah, busa juga lumayan empuk.
  • Desain bodi yang membulat terkesan lebih kalem.
  • Pengguna Beat POP di desa Nde sangat jarang, mungkin malah tidak ada karena Nde belum pernah melihat ada tetangga menggunakan Beat POP ๐Ÿ˜†
  • Nde sendiri pernah mengetes Beat POP ketika menghadiri acara Bedah teknologi eSP di AHTC Sunter sehingga sudah tau karakter & performa mesinnya.
Beat POP eSP
Beat POP eSP

Jenis Honda Beat POP yang terpilih adalah Beat POP CW tanpa CBS atau ISS. Loh mengapa memilih non CBS & ISS ? itu kan fitur canggih ? Yups benar sekali CBS dan ISS adalah fitur canggih tetapi Nde sekeluarga hidup didesa, dan seperti orang desa pada umumnya, sebuah motor Beat POP CW sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan transportasi sehari-hari, selain itu tentu saja ada alasan teknis yang lain seperti :

  • Nde sekeluarga terbiasa dengan metik dengan sistem pengereman konvensional (Mio Sporty & Vario non CBS) sehingga tanpa CBS pun tidak menjadi masalah.
  • Fitur ISS akan lebih efektif apabila dipergunakan di daerah perkotaan yang macet dan banyak ditemui traffic light, namanya tinggal di pedesaan tentu saja susah menemui kemacetan apalagi menemui alat bernama traffic light alias lampu pengatur lalu lintas ๐Ÿ˜†

Ketika Nde menjelaskan tentang fitur CBS & ISS kepada bapak dan ibu mertua (karena nantinya beliau akan lebih banyak menggunakan motor tersebut), beliau juga merasa tidak memerlukanย fitur CBS dan ISS. Selisih harga antara Beat POP CW dengan Beat POP CBS-ISS mencapai 600 ribu rupiah tentu saja lumayan apabila dialihkan ke hal yang lain seperti penggantian ban misalnya.

Nah motor pengganti Si Jamil sudah terpilih, selanjutnya tinggal proses pembelian saja, nantikan ceritanya di artikel selanjutnya.

salam dari desa ๐Ÿ˜‰

Iklan

39 pemikiran pada “Honda Beat POP Terpilih Sebagai Pengganti Si Jamil Mio Sporty

  1. Ping-balik: Spyshoot Yamaha Aerox Indonesia, Semoga Sudah Ada Perbaikan Shock-Spakbor Dan Velg | Ndesoedisi

  2. Ping-balik: Review Honda Beat POP eSP Di Daerah Pedesaan | Ndesoedisi

  3. Ping-balik: Helm, SIM Dan Motor Untuk Nha | Ndesoedisi

  4. Ping-balik: Beat POP Cool Pixel & Comic Hits, Usaha Menutup Salah Satu Kelemahan Beat POP | Ndesoedisi

  5. Ping-balik: Jok Beat POP Memang Lebih Empuk Dibanding Jok Beat Sporty | Ndesoedisi

  6. Ping-balik: Dek Beat POP Memang Lega, Tapi Kurang Aman Untuk Membawa Galon Air Minum | Ndesoedisi

  7. Ping-balik: Ingat Semua Nopol Kendaraan Kantor Tapi Lupa Nopol Kendaraan Sendiri Hahahahaaa | Ndesoedisi

  8. Ping-balik: Memori Suka Duka Bersama Suzuki Skywave 125 | Ndesoedisi

  9. Ping-balik: Setahun Honda Beat POP eSP Menemani Aktivitas Nha | Ndesoedisi

  10. Ping-balik: Bye-Bye Pinky, Kita Hanya Berjodoh Selama 3 Tahun | Ndesoedisi

  11. Ping-balik: Akhirnya Kesampaian Juga Memiliki Suzuki Address 110 | Ndesoedisi

  12. Ping-balik: Kebiasaan Membeli Motor Yang Akan Difacelift Atau Diskontinyu | Ndesoedisi

  13. Ping-balik: Bye-Bye Jamil Mio Sporty 2007 | Ndesoedisi

  14. Ping-balik: 21.000 km Bersama Honda Beat Pop | Ndesoedisi

Silahkan Dikomentari

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s