Vandalisme, Sekedar Iseng Atau Memang Penyakit ?

Ndesoedisi.com-hari minggu kemarin, Nde mengajak Aira dan mamahnya berjalan-jalan ke flyover km 84-800 Tol Cipali yang berjarak sekitar 1 km dari kediaman Nde.

Meskipun setiap hari Nde melewati flyover tersebut, tetapi biasanya tidak terlalu memperhatikan reflektor mata kucing berwarna merah yang menempel di sepanjang pembatas sisi jalan di flyover tersebut. Ketika kemarin melihat dari dekat, ternyata kondisi reflektor mata kucing banyak yang sudah menjadi korban vandalisme dari orang-orang yang setiap hari 😥 . Bagi yang belum tahu, reflektor mata kucing (cat eye reflector) adalah reflektor atau pemantul cahaya yang di gunakan di jalan raya sebagai marka jalan.

mata kucing di pembatas  jalan tol

mata kucing di pembatas jalan tol

Entah sebuah bentuk keisengan atau memang sebuah penyakit, vandalisme sendiri saat ini tumbuh subur di masyarakat kita. Bahkan beberapa diantaranya cukup mencoreng nama baik negara Indonesia karena dilakukan di negara lain. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Online, pengertian vandalisme adalah sebagai berikut :

vandalisme/va·ndal·is·me/n1 perbuatan merusak dan menghancurkan hasil karya seni dan barang berharga lainnya (keindahan alam dsb); 2perusakan dan penghancuran secara kasar dan ganas (sumber: kbbi.web.id)

Berbagai macam bentuk aksi yang termasuk vandalisme adalah mencorat-coret fasilitas umum & milik pribadi, termasuk merusak fasilitas tersebut. Jadi perusakan reflektor mata kucing di dinding pembatas flyover tersebut termasuk aksi vandalisme.

Setiap sore hari flyover tersebut memang selalu dipenuhi oleh orang-orang (yang kebanyakan adalah abg) nongkrong di flyover tersebut tanpa tujuan yang jelas. Para pelaku vandalisme itu mungkin berpikir bahwa mata kucing itu tidak ada gunanya dan juga bukan milik mereka sehingga tidak masalah apabila dirusak. Padahal mata kucing itu mempunyai fungsi yang penting dan termasuk salah satu fasilitas umum yang harus kita jaga.

banyak yang nongkrong di flyover

setiap sore banyak yang nongkrong di flyover

Kondisi flyover tersebut pada malam hari sangat gelap karena tidak terdapat penerangan.  Dengan adanya mata kucing yang memantulkan cahaya itu akan membantu pengendara melihat posisi pagar pembatas jalan. Sehingga bisa dibilang fungsi dari mata kucing tersebut cukup vital.

Dan perlu diingat juga kalau misalkan ada pengendara yang menabrak pembatas jalan karena rusaknya reflektor mata kucing tersebut apakah para pelaku vandalisme itu mau bertanggung jawab ? Nde yakin jawabannya adalah tidak, dan Nde berharap semoga saja tidak ada (jangan sampai ada) yang celaka di daerah tersebut… amin.

Akhir kata, hentikan aksi vandalisme, jangan sampai para koruptor berpikiran :

Lebih baik uang rakyat mereka korupsi saja, untuk apa digunakan untuk membangun fasilitas umum toh pada akhirnya juga dirusak sendiri oleh masyarakat 👿

salam dari desa 😉

Iklan

Tentang ndesoedisi

Rural's Automotive Story|Cerita Otomotif Dari Pedesaan
Pos ini dipublikasikan di Pembangunan dan tag , , , , . Tandai permalink.

16 Balasan ke Vandalisme, Sekedar Iseng Atau Memang Penyakit ?

  1. Alki Rahmatullah berkata:

    Bijak sekali pak dosen,topp

    Suka

  2. cadoxs berkata:

    Soalnya aneh kok ada mainan baru disitu yg ga pernah di liat sebelomnya 😛

    Suka

  3. komatkamit89 berkata:

    Whohhh pak dosen ngajak korupsi 😮

    Suka

  4. mbah_anom berkata:

    kenapa bawa” vandalism sih :@

    Suka

  5. k5538gl berkata:

    di kota saya lebih miris, sebuah klub motor adventur terbesar dikota saya yg konon anggotanya banyak dari kalangan berpendidikan malah suka melakukan aksi vandalisme. mereka suka bikin petunjuk jalan dengan cat semprot di aspal. jadi jangan bingung kalo lewat kota saya banyak ditemui tanda panah di aspal disertai tulisan JTC

    Suka

Silahkan Dikomentari

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s