Jalur Alternatif Cibatu – Purwakarta – Wanayasa

Ndesoedisi.com-kondisi jalur utama Subang-Sadang yang macet & rusak parah (artikel disini) membuat Nde sebagai pengguna jalan memikirkan jalur alternatif untuk menghindarinya. Salah satu jalur alternatif dari perbatasan Subang menuju Purwakarta adalah jalur Cilandak – Munjuljaya. Artikel tentang jalur alternatif ini juga pernah diposting oleh Om Ramabergawa disini, kali ini Nde posting lagi tentu saja dengan perbedaan isi khas Ndesoedisi.

Masuk jalur alternatif di mulai di pertigaan daerah Cilandak tepatnya didekat Kantor Desa Cilandak. Pada Foto berikut ini apabila Sobat Nde dari arah Sadang belok kanan, apabila sobat Nde dari arah Subang, belok ke kiri.

Jalur alternatif

Jalur alternatif ke Purwakarta

Kondisi jalan sempit dan berkelok-kelok, melintasi permukiman warga.

jalan smpit berkelok-kelok

jalan sempit berkelok-kelok

Selepas perkampungan penduduk, memasuki area persawahan pemandangan sekitar cukup asri.

kiri-kanan area persawahan

kiri-kanan area persawahan

Diujung persawahan ada pertigaan, belok kiri menuju ke jalan besar Cibatu (jalur Sadang-Subang), lurus ke Purwakarta.

kiri jalur Sadang-Subang, lurus Purwakarta

kiri jalur Sadang-Subang, lurus Purwakarta

Sekitar 100 m dari pertigaan ada sebuah tempat makan yang cukup terkenal didaerah tersebut yaitu Warung Bakakak (ayam bakar) Ma Haji Encin.

pic : Jarambah

pic : Jarambah (ramabergawa.blogspot.com)

Setelah melewati tempat makan tersebut, sobat Nde akan bertemu dengan tanjakan panjang yang ditengah pendakian berupa tikungan. Disini sobat Nde harus berhati-hati karena dari balik tikungan yang sempit bisa saja muncul kendaraan yang turun, selain itu kondisi jalan dipenuhi dengan tambalan.

awal pendakian

awal pendakian

ujung pendakian

ujung pendakian

Setelah mendaki kurang lebih 200m, sobat Nde akan bertemu dengan jalan dengan kebun kosong dikedua sisinya.

kebun kosong di kedua sisi jalan

kebun kosong di kedua sisi jalan

Selanjutnya sobat Nde akan bertemu dengan variasi jalan mulai dari tanjakan, turunan hingga jalan berkelok-kelok yang membutuhkan konsentrasi lebih dalam mengendarai kendaraan hingga sampai disebuah pertigaan dimana belok kiri menuju daerah Pangkalan/Wanawali, sedangkan ke kanan menuju Purwakarta.

kiri pangkalan/wanawali, kanan Purwakarta

kiri pangkalan/wanawali, kanan Purwakarta

Selepas pertigaan, kurang lebih 500m ada sebuah turunan tajam yang ditengah-tengahnya ada tikungan dan tanjakan kembali persis seperti huruf U sehingga lumayan membutuhkan skill apabila ingin melibasnya.

 

jalan berkelok di tengah kebun jati

jalan berkelok di tengah kebun jati

Setelah melewati perkampungan, dilanjutkan dengan melewati area kebun jati.

kebun kosong dikedua sisi jalan

kebun kosong dikedua sisi jalan

Keluar dari kebun jati ada sebuah turunan yang cukup panjang. Waspadai kendaraan dari arah berlawanan yang sedang menanjak.

turunan dimulai dari sini

turunan dimulai dari sini

ujung turunan/awal pendakian

ujung turunan

jalan berkelok masih ada

jalan berkelok masih ada 🙂

Ada sebuah pertigaan lagi yaitu menuju ke Wanayasa (melewati perbukitan & kondisi jalan jelek di beberapa ruas) dan menuju ke Purwakarta.

kiri Wanayasa, kanan Purwakarta

kiri Wanayasa, kanan Kota Purwakarta

Ambil sekitar 200 m dari pertigaan tersebut ada sebuah pertigaan lagi, lurus menuju Campaka / Sadang, belok kiri menuju ke Purwakarta.

kiri Purwakarta, kanan Campaka/Sadang

kiri kota Purwakarta/Wanayasa, kanan Campaka/Sadang

Setelah melewati perkampungan dan melintasi jembatan sobat Nde akan bertemu pertigaan kecil yang mengarah ke Purwakarta dan Wanayasa.

kiri Wanayasa, lurus kota Purwakarta

kiri Wanayasa, lurus kota Purwakarta

Apabila sobat mengambil jalur yang lurus, akan bertemu dengan pertigaan Munjul, dimana arah kiri menuju kota Purwakarta, ke kanan menuju ke Sadang/Cimaung.

pic : jarambah (ramabergawa.blogspot.com)

pic : jarambah (ramabergawa.blogspot.com)

Apabila sobat ingin menuju ke Wanayasa atau sekedar ingin melihat pemandangan di area persawahan maka ambil jalur kekiri melewati daerah Citalang.

jalan alternatif Purwakarta (12)Di ujung jalan terdapat sebuah pertigaan yang menuju ke Wanayasa & kota Purwakarta.

kiri Wanayasa, kanan Kota Purwakarta

kiri Wanayasa, kanan Kota Purwakarta

Ambil arah ke kanan akan berakhir di sebuah pertigaan yang mengarah ke kota Purwakarta dan Sadang.

kiri kota Purwakarta, kanan Sadang/Cimaung

kiri kota Purwakarta, kanan Sadang/Cimaung

Itulah jalur alternatif yang biasa Nde gunakan untuk menghindari macet & jalan jelek di sepanjang jalur Sadang-Cibatu Purwakarta. Semoga berguna.

salam dari desa 😉

Iklan

21 thoughts on “Jalur Alternatif Cibatu – Purwakarta – Wanayasa

  1. Ping balik: (Jaliner) Ayam Bakar Ma Haji Encin Cilandak Purwakarta | Achirul Personal Blogs

  2. Ping balik: Anak Kecil Menggunakan Helm, Antara Mencontoh Dan Memberi Contoh | Achirul Personal Blogs

  3. Ping balik: Review Honda Beat POP eSP Di Daerah Pedesaan | Ndesoedisi

  4. Ping balik: Menemani Blogger Kondang Inreyen Z 250 SL | Ndesoedisi

  5. Ping balik: Review Honda Beat POP Di Daerah Perbukitan | Ndesoedisi

  6. Ping balik: Setahun Honda Beat POP eSP Menemani Aktivitas Nha | Ndesoedisi

  7. Ping balik: Review Oli Federal Matic 10W-30 Di Suzuki Address Memang Spesialis Dingin | Ndesoedisi

Silahkan Dikomentari

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s