Otak Atik Gathuk (7) Beberapa Syarat Agar Suzuki Nex Laku Di Pasaran

Ini adalah artikel “Otak-Atik Gathuk” yang berarti isi artikel di otak-atik sedemikian rupa biar pas menggunakan ilmu cocoklogi. Artikel ini hanyalah berisi humor yang dibuat berdasarkan wangsit dari Mbah Mbuh Sapa 😎 dan apabila ada nama, tempat, waktu atau kejadian yang sama merupakan suatu ketidaksengajaan yang dibuat secara sengaja 🙂

Salah satu metik jagoan Suzuki yaitu Suzuki Nex sebenarnya sudah lama mengaspal di Indonesia, meskipun menawarkan beberapa kelebihan dibandingkan dengan kompetitornya, tetapi penjualannya Nex masih memprihatinkan. Nah menurut wangsit Mbah Mbuh Sapa ketika mudik ke Cilacap, ada beberapa syarat yang belum dipenuhi oleh pihak Suzuki yang mengakibatkan Nex manjadi kurang laku dipasaran. Apa saja syarat-sayaratnya ? Silahkan dipelototi :mrgreen:

Suzuki Nex FI
Suzuki Nex FI

Menurut Mbah Mbuh Sapa, nama Nex itu berasal dari bahasa Banyumas yang artinya “kalau”, jadi syarat-syarat agar Nex laku keras dipasaran adalah sebagai berikut :

  • Nex akeh sing gelem tuku (kalo banyak yang mau beli).
  • Nex sing tuku lewih akeh daripada Honda Beat (kalo yang beli Nex lebih banyak daripada pembeli Honda Beat)
  • Nex Honda karo Yamaha wis ora dodol metik (kalo Honda & Yamaha sudah ga jualan metik)
  • Nex dibagi-bagi gratis (kalo dibagiin gratis)
  • Silahkan ditambahkan sendiri :mrgreen:

Ternyata diantara pemirsa ada yang bertanya Mbah, gimana kalo Nex itu berasal dari bahasa Inggris yaitu Next ? Itu juga sama aja, jadi ceritanya pas ditawarin Nex, si pembeli ngomong  Nex, dan si penjual berpikir oh “Next” kan artinya “selanjutnya”, jadi aja dikasih pilihan motor yang lain :mrgreen:

Gimana menurut sobat Nde ? Nex ora percaya ya nganah dijajal dewek (kalo ga percaya ya silahkan dicoba sendiri) :mrgreen:

salam dari desa 😉

Iklan

32 pemikiran pada “Otak Atik Gathuk (7) Beberapa Syarat Agar Suzuki Nex Laku Di Pasaran

  1. kuclux

    sing ra nguati bodine. Mosok nex duweke tanggaku, jalaran mung ambruk naliko parkir, suwiwi eh sayap kiwo (werno putih) bolong diameter 2cm, dek tengah (werno ireng ngisor setang) semplok soko kiwo tekan tengen mbentuk kothak. Sambungane antarane dek tengah karo bodi mburi bagian tengen rompal.
    Tp mbuh lah, jarno ae, mengko diarani woro2 ireng alias black campaign. Wong no pict no pideo = hoax.

    Suka

Silahkan Dikomentari

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s