Memori Pengabdian Si Abah (2) Yang Tak Terlupakan

Ini adalah artikel kedua dari artikel Memori Pengabdian Si Abah, artikel pertama disini. Silahkan dilanjutkan acara melototnya :mrgreen:

kondisi Abah tahun 2011
kondisi Abah tahun 2011

Nah selama dipakai sama Nde, ada beberapa kejadian yang tidak bisa Nde lupakan :mrgreen: antara lain:

  • Setang Seher Oblagh Sebagai Hadiah Ulang Tahun

Pada akhir tahun 2010 karena Nde dirumahkan ๐Ÿ˜ฆ , boro-boro mikirin perawatan motor, masih bisa makan aja sudah sangat bersyukur ๐Ÿ˜ฅ selain itu kondisi istri lagi mengandung Aira oohhhh… ๐Ÿ˜ฅ (kok malah curhat sie :mrgreen: ) nah karena itulah perawatan si Abah terabaikan, tanpa disadari rupanya oli sudah berkurang, nah ketika akan beli oli, ditengah perjalanan tiba-tiba mesin mati sendiri..dan motor sedikit goyang, ketika mesin dihidupkan kembali ada bunyi klak..klak..klak kaya ada yang patah, Nde matiin terus dinyalain lagi ternyata tetap sama, ketika oli dicek rupanya sudah kering ๐Ÿ˜ฏ hasilnya setang seher pun kena ๐Ÿ˜ฅ , Nde tetap melanjutkan perjalanan beli oli. Sampai dirumah Nde cerita sama istri, dan istri mengingatkan kalau hari itu adalah hari ulang tahun Nde OMG :mrgreen:

  • Malam-malam Mendorong Motor Dari Kampus Unsika Sampai RSUD Karawang

Beberapa kali si Abah mogok, biasanya setelah busi dicopot & dibersihkan lancar lagi, tetapi kali ini sepulang ngajar meskipun busi sudah dicopot ternyata masih belum bisa juga ๐Ÿ˜ฅ , ya udah motor terpaksa didorong sambil berharap ada bengkel buka (sebetulnya selesai ngajar jam 20.30, tetapi kebiasaan Nde ngobrol dulu sama mahasiswa sampai jam 21.00 :mrgreen: ) kira-kira 100 m ada bengkel sudah tutup tapi kebetulan pemiliknya ada diluar, jadi Nde bisa beli busi. Busi sudah diganti, mesin tetap ga mau menyala. Berarti CDI ada masalah neh, ya udah dorong lagi kira-kira sudah 2km (dekat RSUD Karawang), akhirnya ada yang membantu mendorong pake motor sampai gerbang Perumnas Bumi Telukjambe.

Nde mendorong motor sepanjang jalur yang berwarna merah
Nde mendorong motor sepanjang jalur yang berwarna merah ๐Ÿ˜ฅ

Nde mengucapkan terimakasih buat anak muda yang udah bantuin Nde ngedorong motor, sayangnya Nde dah lupa namanya, cuma inget anaknya tinggi putih habis main futsal. Dan sayangnya juga dia ga mau menerima imbalan dari Nde (meskipun dah dipaksa), padahal Nde sangat-sangat tertolong (bayangin aja kalo ga dibantu, jam 22.00 Nde harus ngedorong motor sekitar 4 km lagi ๐Ÿ˜ฅ ) . Pagi hari dicek ternyata ada kabel yang putus.

  • Turun Mesin Menjelang Lebaran tahun 2011

Setelah setang seher oblak, akhirnya pada pertengahan tahun 2011, knalpot Si Abah mulai mengeluarkan asap putih tetapi karena sibuk kerja (kerjaan ga sesantai sekarang :mrgreen: ) akhirnya Nde menunggu libur lebaran buat turun mesin & Nde mengontak kang Angga janjian acara turun mesinnya si abah di kontrakannya. Turun mesin dikerjakan berdua sama kang Angga (sebenarnya sendirian, orang Nde cuma bantu-bantu ngebersihin :mrgreen: ).

Mulai ngebongkar dan membersihkan mesin sehabis Isya sampai sahur, habis sahur tidur buat istirahat, bangun jam 09.00, ke bengkel bubut & belanja sparepart. Kalo dipikir-pikir lucu aja H-2 lebaran orang-orang belanja baju & kue, Nde malah belanja sparepart motor :mrgreen: .

Ternyata si Abah sudah oversize 100, dikasih pilihan overbosh atau oversize 150, Nde memilih oversize 150 supaya lebih cepet, dan kebetulan kondisi keuangan juga dipas-pasin :mrgreen: . Pemasangan mesin selesai jam 22.00. Akhirnya si Abah sehat kembali ๐Ÿ™‚

  • Gear Depan Copot

Suatu hari pas mau berangkat dari rumah perasaan dah kurang enak, istri ngomong terus agar Nde hati-hati, berangkat dari rumah jam 04.30, tancap gas sampai di Perbatasan Karawang- Bekasi (lewat jembatan) tiba-tiba saat digas motor ga mau maju, hanya mesin aja teriak, untungnya posisi dipinggir, langsung Nde pinggirin motor buat ngecek, oh ternyata rantai depan copot dari gear-nya.

Lihat jam ternyata jam 06.1o, clingak-clinguk nyari-nyari bengkel atau tukang tambal ban ga ada, ya udah si Abah Nde dorong nyari bengkel yang sudah buka, sampai dipertigaan (lupa nama daerahnya :mrgreen: ) ternyata ada yang buka ๐Ÿ™‚ .

Nyari bengkel yang buka :cry:
Nyari bengkel yang buka, mendorong motor sepanjang garis merah ๐Ÿ˜ฅ

Pas dicek ternyata gear depan copot & ilang ntah kemana ๐Ÿ˜ฏ . Nde langsung telp kakak di Karawang Barat minta bantuan (dana terutama :mrgreen: ) karena kakak lama tinggal didaerah situ. Nunggu 30 menit kakak datang dan mengajak Nde balik lagi ke bengkel di pasar dekat jembatan (kalo ga salah pasar Bojong). Dijembatan ini juga pernah dipakai shooting FU atau Shogun SP (lupa :mrgreen: ) yang balap sama kereta. Tidak lupa telepon atasan minta ijin datang telat.

balik lagi ke bengkel :cry:
balik lagi ke bengkel, dorong motor lagi ๐Ÿ˜ฅ

Lihat jam sudah jam 07.30 , belum ada bengkel buka, nunggu sampai jam 8.30 baru buka, selesai pasang gear langsung melesat lagi ke pabrik. Sampai di pabrik jam 9.30 ditanya sama personalia kenapa telat, Nde bilang gear depan copot pak, eh ga percaya (karena emang ga masuk akal), tapi Nde langsung tunjukkin tangan Nde yang kotor penuh oli, akhirnya beliau mengerti ๐Ÿ™‚ .

  • Pernah Dicuekin & Pernah Dipelototin sama Pak Polisi Pas Razia

Hampir setiap akhir pekan, didaerah Tanjungpura ada razia, karena banyak karyawan yang pulang. Suatu ketika ada razia, Nde sudah berhenti didepan Pak Polisi, eh kata Pak Polisinya ayo jalan cepet-cepet-cepet, rupanya pak Polisi lihat mangsa yang lain yaitu FU yang pakai knalpot racing :mrgreen: .

Disisi lain pernah juga karena pajak sudah mau habis, pas razia si Abah dipelototin, dilihatin dari setang, lampu, tutup pentil, ban depan, ban belakang, lampu rem dikelilingi sampai dua kali, STNK & pajak dibolak-balik lumayan lama, ada 5ย  menit :mrgreen: terakhir sambil pasang muka kurang bersahabat Pak Polisinya bilang udah sana jalan ! Dan Nde selalu menjawab dengan sopan “terimakasih Pak ๐Ÿ™‚ ”

  • Hujan-hujanan motor mati puluhan kali

Suatu ketika pas malam Jumat (Nde inget terus soalnya :mrgreen: ) pulang kerja habis maghrib, kondisi hujan. Ternyata air masuk ke cangklong busi dan menyebabkan mesin sering mati kalau menerabas genangan, setiap mati sama Nde dilap sampai kering terus dipasang lagi, kejadian itu terjadi sampai puluhan kali, biasanya 45 menit sudah sampai ini 2,5 jam baru sampai, selain itu Nde sengaja lewat jalan alternatif melewati bengkel waktu pasang gear. maksudnya biar ga terlalu ramai. Rupanya Nde salah pilih jalan setelah jembatan kondisi jalan rusak banyak genangan air, otomatis setiap kena genangan air motor mati, sampai harus didorong kira-kira 500 m ๐Ÿ˜ฅ

Keesokan harinya pas pulang ke Subang juga hujan, hasilnya sepanjang jalan Karawang-Cikampek si Abah mati berkali-kali ๐Ÿ˜ฅ . Akhirnya kang Angga ngasih solusi, biar ga mati-mati bagian sambungan cangklong busi diikat sama kawat, jadi air ga masuk. Ternyata solusinya manjur ๐Ÿ™‚ .

Nah itulah beberapa cerita yang tak terlupakan selama mengendarai si Abah, ketika mengalam peristiwa itu memang rasanya pahit, tetapi seiring berjalannya waktu Nde bisa menceritakan pengalaman tersebut dengan tertawa :mrgreen:

salam dari desa ๐Ÿ˜‰

bersambung…

 

 

 

 

 

 

Iklan

44 pemikiran pada “Memori Pengabdian Si Abah (2) Yang Tak Terlupakan

  1. Malangnya yg punya si abah…. wkwkwk
    Sayah ge loba kenangan bersama F1ZR: Mogok, pegat rante, ban meledak, ragag ka selokan, dll mun dicaritakeun mah jadi Abah versi bogor we

    Suka

  2. Ping-balik: Memori Pengabdian Si Abah (3) Akhirnya Si Abah Pensiun | Achirul Personal Blogs

  3. Ping-balik: Si Abah Pun Kembali Perkasa | Achirul Personal Blogs

  4. Ping-balik: Honda Astrea 800 Bebek Kharismatik Pada Jamannya | Achirul Personal Blogs

  5. Ping-balik: Cerita Menghadiri Parjo 2015 | Achirul Personal Blogs

  6. Ping-balik: Maling Jaman Now, Vespa Butut Juga Diembat | Ndesoedisi

  7. Ping-balik: Memori Pengabdian Si Abah (5) Membalas Si Pembully Di Jalanan (Jangan Ditiru !!!) – Ndesoedisi

Silahkan Dikomentari

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s