Asyiknya Berangkat Kerja Di bulan Puasa

Bagi Nde yang sehari-harinya beraktivitas menggunakan sepeda motor, berangkat kerja di bulan puasa ini terasa lebih asyik salah satunya disebabkan jalanan masih sepi (lumayan bisa sedikit menaikkan kecepatan berkendara 😈 ), apalagi jalur Purwakarta-Subang ini beberapa bulan terakhir kondisinya macet dan rusak parah. Keasyikan bertambah karena beberapa ruas jalan yang rusak sudah diperbaiki baik dicor, diaspal lagi maupun cuma sekedar ditambal. Tetapi tetap waspada ya πŸ™‚ cekidot :

  • Keluar dari rumah, menuju ke kecamatan
masih sepi :-)
masih sepi πŸ™‚
  • Di jalan antar kota (jalur Purwakarta – Subang)
lumayan sepi juga :-)
lumayan sepi juga πŸ™‚
  • Biar cepet ambil jalan pintas lewat permukiman penduduk
pelan-pelan banyak anak-anak kecil :-)
pelan-pelan banyak anak-anak kecil πŸ™‚
  • Setelah permukiman penduduk gantian melewati kebun karet
memasuki kebun karet pelan-pelan karena jalan rusak berkerikil :-)
memasuki kebun karet pelan-pelan karena jalan rusak berkerikil πŸ™‚

Ditengah perkebunan bisa sedikit digeber :mrgreen:

jalan dietangah kebon karet sudah selesai di cor :-)
jalan ditengah kebon karet sudah selesai di cor πŸ™‚

Itulah kondisi jalan yang Nde tempuh ke tempat kerja, ya lumayan lah kalo hari-hari biasa untuk menempuh jarak 25 km butuh waktu sekitar 40 menit (kalo macet ketika jalan rusak bisa mencapai 1 jam lebih), tetapi dibulan puasa bisa menjadi 30 menit (10 menit kan lumayan :mrgreen: )

Sayangnya Nde bukan speedfreak, jadi berkendara paling kenceng cukup 80 km/jam saja, karena kecepatan segitu masih mudah berkonsentrasi dalam berkendara πŸ™‚ . Lagian motornya juga cuma Revo 110 kalo digeber diatas itu ada “bonus irama perkusi” :mrgreen:

Nah ngomong-ngomong masalah kecepatan berkendara, Nde jadi inget wangsit dari Mbah Mbuh Sapa berikut ini :

Naik motor itu ga usah kenceng-kenceng, cukup 70 km/jam aja yang penting konsisten, maksudnya mau tikungan, mau jalan jelek, mau jalanan macet, mau ada polisi tidur, mau ada apapun kecepatannya harus konsisten 70 km/jam :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen:

salam dari desa πŸ˜‰

 

Iklan

17 pemikiran pada “Asyiknya Berangkat Kerja Di bulan Puasa

    1. katanya sie rawan, cuma pernah 1x lewat sana jam 7 malam udah gelap banget & bener-bener sendiri lumayan 5 km :mrgreen: kalo yang jalur 1 lagi cuma 500m katanya juga rawan tapi alhamdulillah dulu sering lewat jam 3.30 pagi aman-aman aja, kalo yang deket rumah itu kebun kosong panjangnya 1,5km ya aman (terpaksa mau jam berapa aja dilewati, kalo ga ya ga bisa pulang) :mrgreen:

      Suka

  1. Ping-balik: Hati-Hati Melintas Jembatan Ciherang Perum Bukit Residen Cibungur Purwakarta | Ndesoedisi

Silahkan Dikomentari

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s