Kayaknya Telepati Perlu Jadi Ilmu Wajib Pengendara di Indonesia

Artikel ringan di bulan puasa, sebenarnya sudah banyak yang membahas hal ini, tapi ga apa-apa Nde ikutan aja 😈

Sudah sering Nde (dan sobat semua pastinya) ketemu dengan pengendara motor yang seenaknya…skip..skip..skip ga usah diceritakan dah banyak banget soalnya :mrgreen: . Nah berhubung sekarang bulan puasa intensitas ngabuburit juga bertambah, sudah pasti aktivitas per-alay-an juga bertambah. Nah diantara sekian banyak orang itu hari ini pas berangkat kerja Nde ketemu kejadian menarik.

Di ujung jalan yang baru selesai di cor setengah dari badan jalan masih ada tumpukan tanah & kayu buat penghalang, mungkin maksudnya jalan tersebut baru boleh dilewati oleh motor, nah ketika Nde lewat jalan itu beriringan , pas sampai ujung jalan tiba-tiba bapak didepan Nde berhenti pas dibagian yang ada penghalangnya, langsung motornya distandar, meskipun pelan-pelan Nde & pengendara dibelakang Nde tentu saja kaget karena jaraknya lumayan dekat, refleks langsung klakson, si bapaknya kayak bingung, standar dinaikkan lagi, tapi diturunkan lagi, terus orangnya turun, & membuang kayu (yang Nde lingkari merah ) dan beberapa batu. Sementara orang-orang pada ngelihatin (termasuk Nde) :mrgreen: .

ilustrasi pake paint (belum bisa yang lain :mrgreen: )
ilustrasi pake paint (belum bisa yang lain :mrgreen: )

Ya maksud si bapak sie baik, tapi kalo berhentinya kaya kitu kan bikin salah paham, menurut Nde sie lebih bagus berhenti sebelum atau sesudah halangan aja, jadi tidak mengganggu pengguna jalan yang lain, toh sebenarnya posisi kayu itu juga ga terlalu mengganggu.

Nde jadi kepikiran gimana kalo seluruh pengendara kendaraan bermotor mempunyai ilmu telepati dan pembaca pikiran (tetapi yang ini takut disalahgunakan :mrgreen: ), dan masuk kesalah satu ujian pembuatan SIM :mrgreen: dengan harapan kalo menguasai ilmu telepati kan orang tersebut ga usah ngomong tapi pikirannya dibroadcast ke pengendara lain, jadi pengendara lain langsung paham :mrgreen: sehingga kita tidak perlu kaget dengan para alayers, ga perlu kaget kalo nyalain lampu sign kiri tapi belok kanan dan sebaliknya πŸ™‚

telepati
gambar dari gugel

Ga enaknya ya ngobrol jadi cukup pada diem-diem aja :mrgreen: Gimana menurut sobat Nde ?

salam dari desa πŸ˜‰

Iklan

15 pemikiran pada “Kayaknya Telepati Perlu Jadi Ilmu Wajib Pengendara di Indonesia

  1. Hello Web Admin, I noticed that your On-Page SEO is is missing a few factors, for one you do not use all three H tags in your post, also I notice that you are not using bold or italics properly in your SEO optimization. On-Page SEO means more now than ever since the new Google update: Panda. No longer are backlinks and simply pinging or sending out a RSS feed the key to getting Google PageRank or Alexa Rankings, You now NEED On-Page SEO. So what is good On-Page SEO?First your keyword must appear in the title.Then it must appear in the URL.You have to optimize your keyword and make sure that it has a nice keyword density of 3-5% in your article with relevant LSI (Latent Semantic Indexing). Then you should spread all H1,H2,H3 tags in your article.Your Keyword should appear in your first paragraph and in the last sentence of the page. You should have relevant usage of Bold and italics of your keyword.There should be one internal link to a page on your blog and you should have one image with an alt tag that has your keyword….wait there’s even more Now what if i told you there was a simple WordPress plugin that does all the On-Page SEO, and automatically for you? That’s right AUTOMATICALLY, just watch this 4minute video for more information at. Seo Plugin

    Suka

Silahkan Dikomentari

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s